Karangmojo (Kankemenag Gunungkidul) — Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Faqih Shomadi, menghadiri Rapat Evaluasi Pekerjaan Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) MIN 9 Gunungkidul, pada Kamis (30/10/2025), di Karangmojo.
Rapat evaluasi ini diikuti oleh berbagai pihak terkait, antara lain Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag DIY, Sidik Purnomo, Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Gunungkidul, Supriyanto, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) MIN 9 Gunungkidul, Kepala MIN 9 Gunungkidul, Konsultan Perencana CV Reka Kusuma Buana, Konsultan Pengawas PT Kertagupita Kencana, serta Pelaksana dari CV Lentera Cipta Tama.
Kegiatan ini merupakan rapat evaluasi kelima yang membahas progres pelaksanaan pembangunan gedung RKB MIN 9 Gunungkidul. Berdasarkan laporan dari konsultan pengawas, hingga minggu ke-11 (periode hingga 26 Oktober 2025), realisasi pekerjaan telah mencapai 54,942%, dengan deviasi cepat sebesar +1,763% dari rencana kerja.
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas perkembangan pembangunan, kendala di lapangan, serta langkah-langkah percepatan agar target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai jadwal kontrak yang telah ditetapkan.
Faqih Shomadi, dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan. Ia menegaskan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan dan kedisiplinan waktu agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat optimal bagi peserta didik dan tenaga pendidik di MIN 9 Gunungkidul.
“Pembangunan ruang kelas baru ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan mutu layanan pendidikan madrasah. Kami berharap seluruh pihak dapat terus berkoordinasi dengan baik sehingga proyek ini selesai tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang telah ditentukan,” ujarnya.
Sementara, Sidik Purnomo menyampaikan dukungannya terhadap percepatan pelaksanaan proyek SBSN ini. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur madrasah tidak hanya berorientasi pada fisik bangunan, tetapi juga pada peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan. “Diharapkan RKB MIN 9 Gunungkidul nantinya dapat menjadi sarana belajar yang nyaman dan representatif bagi peserta didik,” ungkapnya. (sgt)
Penulis : Sigit
Editor : Putri HS