Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) - Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemeriksaan Kesehatan Penunjang Bagi Jemaah Haji Keberangkatan Tahun 1446H/ 2025M di Gedung PLHUT, Rabu (15/1/2025).
Dalam kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul juga mengundang Direktur RSUD Wonosari, Bagian Kesra Setda Kabupaten Gunungkidul, Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Gunungkidul, dan KBIHU yang ada di Gunungkidul.
Pemeriksaan kesehatan penunjang jemaah haji adalah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk mengetahui kesiapan fisik dan mental jemaah haji. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menentukan apakah jemaah haji layak untuk berangkat haji atau tidak.
Bagi jemaah haji yang dinyatakan lolos pemeriksaan kesehatan akan diterbitkan berita acara istithaah oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul yang nantinya sebagai syarat untuk melakukan pelunasan biaya haji.
Ketua Tim Kerja Survailans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Sugondo S.ST MM, mengatakan bahwa Dinas Kesehatan juga berperan dan terlibat langsung dalam kegiatan persiapan haji, dari tingkat Puskesmas sampai tingkat RSUD yang ada di Kabupaten Gungkidul.
“Ditingkat Puskesmas berkewajiban melakukan screening kesehatan, pemeriksaan lanjutan, dan pendampingan serta pemantauan kesehatan jemaah haji yang akan diberangkatkan. Kemudian petugas di tingkat Puskesmas maupun Dinas Kesehatan kabupaten juga berkewajiban melakukan entry data kesehatan haji di sistem Siskohatkes,” tuturnya.
Dalam sambutannya, Kepala Seksi PHU Kankemenag Gunungkidul H. Taufik Ahmad Sholeh S.Ag MA mengatakan bahwa untuk tahun ini kuota jemaah haji yang ada di Gunungkidul berjumlah 257 yang terdiri dari 250 kuota utama dan 7 kuota prioritas lansia. Selain itu juga terdapat 77 kuota cadangan.
Taufik menyambut baik langkah-langkah yang dilakukan oleh Dinkes sebagai upaya untuk mempersiapkan keberangkatan jemaah haji tahun 2025 dan membangun sinergisitas yang baik dengan stakeholder yang ada di Kabupaten Gunungkidul.
“Terutama yang saat ini perlu dipersiapkan adalah tentang pemeriksaan kesehatan jemaah haji,” ungkapnya.
Pemeriksaan kesehatan penunjang untuk jemaah haji Kabupaten Gunungkidul akan dilaksanakan di RSUD Wonosari pada 17-22 Januari 2025 dan setelah itu dilanjutkan pemeriksaan ditingkat Puskesmas.
Penulis : Seksi PHU
Editor : Andi Eko