Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul melalui Seksi Pendidikan Madrasah menyelenggarakan Pembinaan Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) serta Percepatan Aktivasi dan Pencairan Program Indonesia Pintar (PIP) Tahap II Tahun 2025 pada Kamis (15/1/2026) di Wonosari.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Swasta di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul.
Dalam pembinaannya, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Gunungkidul, H. Supriyanto S.Ag MSI menekankan pentingnya peran strategis kepala madrasah dalam memajukan lembaga pendidikan. Menurutnya, seorang kepala madrasah harus memiliki kompetensi manajerial yang kuat agar mampu mengelola madrasah secara profesional dan berorientasi pada mutu.
Supriyanto menyampaikan, apabila madrasah ingin berprestasi, maka persiapan harus dilakukan sejak awal. Salah satunya melalui penyusunan kontrak prestasi pada awal tahun anggaran sebagai bentuk komitmen bersama dalam mencapai target yang telah ditetapkan.
Ia juga menegaskan bahwa kepala madrasah harus berani melakukan perubahan, termasuk mengubah pola pikir (mindset) warga madrasah agar lebih terbuka terhadap inovasi dan peningkatan kualitas.
Selain itu, kepala madrasah dituntut memiliki strategi dalam membranding madrasah guna membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Upaya tersebut harus didukung dengan kemampuan membangun komunikasi, kolaborasi, dan kerja sama yang baik, baik dengan internal madrasah maupun dengan pihak eksternal.
Pada kesempatan tersebut, Supriyanto juga mengingatkan para kepala madrasah agar mencermati etika dalam penyusunan jadwal mengajar. Penataan jadwal yang tepat, adil, dan proporsional dinilai sangat penting untuk menjaga efektivitas pembelajaran, kenyamanan guru, serta kelancaran proses pendidikan di madrasah.
Terkait Program Indonesia Pintar (PIP), Supriyanto menegaskan bahwa kepala madrasah memiliki peran penting dalam memastikan program tersebut tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat administrasi. Ia mengingatkan agar data siswa penerima PIP benar-benar valid dan sesuai kriteria.
Hadir, Pengawas Madrasah, Wagiran S.Ag MSI, Purwata S.Ag MSI, Salabi S.Ag MSI, Sukardi S.Ag MSI, dan Mujiyana S.Pd M.Pd.
Penulis : Putri HS
Editor : Andi Eko