Kasi Bimas Islam Gunungkidul Tekankan Bahaya Konflik Kepentingan dalam Pembinaan Penyuluh

  Selasa, 07 April 2026    Bacakan Berita     40 
Foto Kasi Bimas Islam Gunungkidul Tekankan Bahaya Konflik Kepentingan dalam Pembinaan Penyuluh

Tepus (Kankemenag Gunungkidul) - Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas Islam) Kemenag Gunungkidul, H. Zuhdan Aris, S.Ag., MA menghadiri Rakor dan Pembinaan penyuluh agama Islam Yang diadakan Selasa, (7/4/2026) bertempat di RM Pawon Ndeso Pantai Indrayanti, Tepus.

Dalam pembinaannya, Zuhdan yang sebagai kordinator area pengawasan dalam pembangunan zona integritas wilayah bebas korupsi (ZI WBK) menegaskan bahwa konflik kepentingan menjadi salah satu titik rawan yang harus diwaspadai oleh setiap penyuluh agama. Ia menyebut, konflik kepentingan kerap menjadi awal dari berbagai risiko penyimpangan yang dapat merusak integritas dan profesionalitas aparatur.

Ia menjelaskan, terdapat beberapa bentuk konflik kepentingan yang sering muncul dalam pelaksanaan tugas. Di antaranya adalah kepentingan keluarga yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan sehingga tidak lagi objektif. Selain itu, kepentingan bisnis juga berpotensi menimbulkan penyalahgunaan wewenang apabila tidak dikelola dengan baik.

Tidak hanya itu, kedekatan dengan teman, alumni, atau rekan kerja juga dapat memicu praktik yang tidak adil dan mengabaikan prinsip profesionalitas. Sementara itu, kepentingan golongan, kelompok, atau partai dinilai berisiko mengganggu netralitas aparatur dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa tuntutan gaya hidup maupun tekanan ekonomi juga sering menjadi faktor pendorong terjadinya pelanggaran, jika tidak diimbangi dengan integritas yang kuat.

Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh penyuluh agama Islam untuk senantiasa menjaga sikap profesional dan menghindari segala bentuk konflik kepentingan, agar tetap mampu bersikap objektif dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan yang adil dan akuntabel kepada masyarakat.

Zuhdan berharap seluruh penyuluh agama Islam tidak hanya profesional dalam menjalankan tugasnya, tetapi juga memiliki integritas tinggi serta berperan aktif dalam mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul.(sgt)

Penulis : Sigit

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul