Kankemenag Gunungkidul Terima Benchmarking Kota Wakaf Kanwil Kemenag Jateng

  Selasa, 09 September 2025    Bacakan Berita     126 
Foto Kankemenag Gunungkidul Terima Benchmarking Kota Wakaf Kanwil Kemenag Jateng

Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul menerima Benchmarking dan Visitasi Program Kota Wakaf dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah pada Selasa, (9/9/2025). Kegiatan ini menjadi sarana berbagi praktik baik sekaligus memperkuat pengelolaan zakat dan wakaf di lingkungan Kementerian Agama.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Wakaf Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Jateng Attan Navaron SHI, Ketua Tim Kerja Pemberdayaan Zakat Bidang Penaiszawa Kanwil Kemenag Jateng Dasiri S.Pd M.Pd, Kasubbag TU Kemenag Kota Semarang Dony Aldise Harahap S.Kom MAP dan Kasubbag TU Kemenag Kabupaten Kendal serta Hj. Maesaroh MM MH.

Mewakili Kepala Kankemenag Gunungkidul, Kepala Subbagian Tata Usaha Kankemenag Gunungkidul, H. Faqih Shomadi S.Ag M.Pd.I menekankan bahwa hadirnya program Kota Wakaf memiliki potensi besar dalam mengentaskan kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pada kesempatan ini, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kankemenag Gunungkidul, Hj. Sri Sugiyanti SH M.Hum memaparkan materi terkait konsep dan implementasi program Kota Wakaf di Gunungkidul. Sri menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dan optimalisasi pengelolaan aset wakaf produktif agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh umat.

Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan pemaparan beragam praktik baik dari unit kerja dan mitra, antara lain Pemberdayaan Ekonomi Umat dari KUA Patuk, Kampung Zakat Balong dari KUA Girisubo, Inkubasi Wakaf Produktif dari NU, serta Cluster Wakaf dari Wakaf Mulia Institut.

Kegiatan dilanjutkan dengan visitasi lapangan ke beberapa lokasi, yakni Inkubasi Wakaf Produktif dan Kampung Zakat Pemberdayaan Ekonomi Umat. Melalui kunjungan ini, peserta benchmarking dapat melihat secara langsung praktik implementasi program di lapangan sekaligus menggali pengalaman yang dapat diadaptasi di daerah masing-masing.

Dengan adanya benchmarking dan visitasi ini, diharapkan akan terjalin kerja sama yang lebih erat antarKantor Kemenag serta tercipta inovasi berkelanjutan dalam pengelolaan zakat dan wakaf, sehingga benar-benar mampu menjadi instrumen kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Putri HS

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul