Kankemenag Gunungkidul Selenggarakan Pembinaan Administrasi dan Layanan Publik

  Selasa, 29 April 2025    Bacakan Berita     152 
Foto Kankemenag Gunungkidul Selenggarakan Pembinaan Administrasi dan Layanan Publik

Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Administrasi dan Layanan Publik di Aula PLHUT, Selasa (29/4/2025).

Hadir Kepala Kankemenag Gunungkidul H. Mukotip S.Ag M.Pd.I, Koordinator Area Peningkatan Pelayanan Publik Hj. Sri Sugiyanti SH M.Hum, dan Pimpinan BSI KCP Wonosari Muhammad Budiyono.

Kegiatan dalam rangka meningkatkan bidang administrasi dan pelayanan publik ini menghadirkan narasumber dari BSI Yogyakarta, Sani Aulia, dengan materi Service Excellent.

Dalam sambutannya, Mukotip menyampaikan bahwa kegiatan ini penting. Pertama, terkait administrasi. “Administrasi yang baik ibarat pondasi yang kokoh bagi sebuah bangunan. Tanpa administrasi yang baik, tujuan organisasi atau instansi akan sulit tercapai,” ungkapnya.

Mukotip menerangkan, dengan adanya administrasi yang baik, maka akan mempermudah operasional, mengantarkan pengambilan keputusan yang tepat, terciptanya efisiensi waktu dan biaya, menciptakan citra profesional instansi, dan meningkatkan produktivitas.

Kedua, tentang pelayanan publik. Semua satuan kerja diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan tupoksi masing-masing. “Pelayanan Publik agar dikedepankan dan dipentingkan, karena roda pemerintahan menempatkan masyarakat sebagai penerima layanan,” tuturnya.

Mukotip juga mengajak untuk meningkatkan kualitas layanan dengan melayani secara cepat, akurat dan transparan serta melayani jangkauan yang luas.

Sebelumnya, Koordinator Area Peningkatan Pelayanan Publik, Sri Sugiyanti melaporkan bahwa peserta kegiatan ini sejumlah 50 orang yang terdiri dari 12 perwakilan MIN, 9 perwakilan MTsN, 1 perwakilan MAN, 18 perwakilan KUA dan 10 perwakilan Kankemenag Gunungkidul.

Selain itu, Sri juga menyampaikan tujuan kegiatan ini yaitu agar peserta memahami dan melaksanakan layanan administrasi dan pelayanan publik sesuai aturan yang berlaku, mampu mengelola komunikasi yang efektif saat memberikan pelayanan kepada masyarakat, mampu mengidentifikasi permasalahan dan memberikan solusi pelayanan publik kepada masyarakat, dan dapat meningkatkan kepuasan masyarakat melalui layanan yang cepat, mudah dan akurat.

Selanjutnya, Sani Aulia memaparkan materi Service Excellent kepada para peserta. Pertama, Sani menerangkan Service Mindset yaitu service bukan suatu pekerjaan, akan tetapi service merupakan kepedulian. Menurutnya, ada tiga konsep dasar service yaitu membantu dan menolong, memenuhi kebutuhan pengguna layanan dan melampaui harapan pengguna layanan.

“Service itu mentransfer kebahagiaan kita kepada orang lain, maka kita harus bahagia,” katanya. 

Kedua, Service Standardization yaitu Attitude Service, dimana sikap adalah hal kecil yang membuat perbedaan besar. Disampaikan bahwa ada tujuh Attitude Service, yaitu senyum, salam, sapa, semangat, sopan, santun dan solusi.

Penulis : Putri HS

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul