Kankemenag Gunungkidul Lolos Penilaian Pendahuluan PMPZI, Kepala Kantor Ajak ASN Tolak Gratifikasi

  Senin, 02 Maret 2026    Bacakan Berita     84 
Foto Kankemenag Gunungkidul Lolos Penilaian Pendahuluan PMPZI, Kepala Kantor Ajak ASN Tolak Gratifikasi

Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) – Mengawali pekan pertama bulan Maret, Aparatur Sipil Negara (ASN) di bawah atap Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul mengikuti apel pagi yang digelar di halaman kantor setempat pada Senin (2/3/2026).

Bertindak selaku pembina apel, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Dr. H. Mukotip S.Ag M.Pd.I dengan petugas apel dari Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren). 

Dalam amanatnya, Mukotip menyampaikan kabar menggembirakan bahwa Kankemenag Gunungkidul dinyatakan lolos Penilaian Mandiri Pembangunan Zona Integritas (PMPZI). Hasil tersebut diumumkan pada Kamis (26/2/2026) lalu, sebagai bagian dari tahapan evaluasi menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Lebih lanjut, Mukotip mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga integritas, terutama dengan menolak segala bentuk gratifikasi. Mukotip menegaskan pentingnya memahami perbedaan antara gratifikasi dan sedekah, agar tidak terjadi kekeliruan dalam praktiknya. Gratifikasi yaitu pemberian yang diberikan dengan tujuan untuk memengaruhi keputusan atau tindakan seseorang, terutama dalam konteks pekerjaan atau kekuasaan sehingga dapat di anggap sebagai suap atau korupsi.

Sedangkan sedekah yaitu pemberian yang tulus dan ikhlas, tanpa mengharapkan imbalan atau keuntungan, dengan tujuan untuk membantu orang lain dan mendekatkan diri kepada Tuhan. 

“ASN harus mampu membedakan mana yang termasuk gratifikasi dan mana yang benar-benar sedekah. Gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban harus ditolak," tegasnya.

Mukotip juga berharap seluruh jajaran dapat menjaga komitmen bersama dalam pembangunan Zona Integritas, sehingga Kankemenag Gunungkidul benar-benar meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Penulis : Putri HS

Editor : Andi Eko

Facebook Kemenag Gunungkidul