Gunungkidul (Kankemenag) -- Agar dapat melaksanakan program kerja dan pencapaian visi misi serta menyiapkan diri dalam pembangunan reformasi birokrasi dan zona integritas, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul mengadakan acara Sosialisasi Recana Strategis (Renstra) Tahun 2020-2024 dan Persiapan Pembangunan Zona Integritas (ZI) dan Reformasi Birokrasi (RB) di Graha BMT Ummat selama 2 hari, Selasa-Rabu (24-25/11/2020). Kegiatan ini berlangsung dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, pengecekan suhu, dan memakai masker.
Kepala Subbag Tata Usaha Kankemenag Gunungkidul, Mukotip, yang juga bertindak sebagai ketua panitia dalam laporannya mengatakan, tujuan dari rencana strategis ini selain agar dapat melaksanakan program kerja juga agar menjadi acuan dalam pelaksanaan program kerja, ”Sehingga kinerja kita akan terukur dan terarah dengan sebaik-baiknya. Dan untuk tema kedua yaitu persiapan pembanguan zona integritas dan reformasi birokrasi, selain untuk mempersiapkan diri dalam pembangunan RBZI pada fase ketiga, kegiatan ini juga untuk melaksanakan amanah sesuai putusan Menteri Agama Nomor 633 Tahun 2020 yang mewajibkan setiap satuan kerja termasuk Kementerian Agama wajib melaksanakan reformasi birokrasi dan zona integritas,” papar Mukotip.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Kankemenag Gunungkidul, Arief Gunadi, dalam sambutannya Arief mengucapkan terimakasih atas penyelenggaraan acara ini, “Rencana strategis merupakan mandat yang sangat urgent untuk kerangka acuan dan pedoman dalam penyelenggaraan kegiatan program dan kegiatan di setiap satuan kerja, sekaligus memproyeksi untuk bagaimana institusi itu mempunyai akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran Negara, maka kemudian renstra ini dirumuskan mulai dari pusat sampai daerah dan kemudian di sosialisasikan kepada para pemangku kepentingan,” jelas Arief.
Lebih lanjut Arief mengatakan renstra ini mempedomani Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional.”Yang berada di daerah tentu juga membreakdown RPJMD, dan sekarang rencana pembangunan jangka menengah, jangka panjang dan jangka pendek itu harus mempunyai orientasi yang sama disemua level, karena Presiden Joko Widodo mengisyaratkan bahwa visi dan misi di Kementerian, Badan, dan Lembaga Negara itu include menjadi satu menjadi visi dan misinya presiden,” tambahnya.
Pada kesempatan ini Arief juga memberi apresiasi kepada salah satu ASN di Kankemenag Gunungkidul yang memiliki prestasi, “Saya perlu mengabarkan bahwa salah satu ASN kita telah mengikuti Ujian Pengelolaan Keuangan Tingkat Nasional yang diikuti oleh 140 peserta, dan yang lulus secara nasional hanya 2 orang, yang rangking 1 adalah pegawai Kankemenag Gunungkidul yaitu Mba Alfi Suryani, bagi saya ini bukan main-main, bisa lulus sementara kompetitornya 140 orang, ini luar biasa,” ucap Arief.
Sebelum menutup sambutannya, Arief berharap forum ini dapat menjadi ajang untuk menuangkan gagasan, pemikiran yang penting, serta rencana startegis bagi semua. “InsyaAllah kita semua akan terus secara professional memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya, setulus-tulusnya dan seadil-adilnya,” pungkas Arief. (sna)
#Tetap Sehat dan Semangat #Melawan Covid-19
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Siti Nurafrianti