Playen (MTsN 1 Gunungkidul) - MTsN 1 Gunungkidul mengadakan kegiatan peringatan Kamis Pon dengan nuansa tradisional khas Yogyakarta, pada Kamis (20/2/2025). Seluruh guru dan karyawan mengenakan pakaian adat Gagrak Ngayogyakarta sebagai bentuk upaya pelestarian budaya sekaligus memperingati Hari Jadi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan ini menjadi momen istimewa di lingkungan madrasah, dimana seluruh guru dan karyawan terlihat anggun dan rapi dalam balutan busana adat Gagrak Ngayogyakarta.
Pakaian adat yang dikenakan mencerminkan kekhasan budaya Yogyakarta. Para pria memakai surjan lurik yang dipadu dengan jarik, sementara para wanita mengenakan lurik bernuansa hijau tosca dipadu dengan jarik bermotif klasik Gagrak Ngayogyakarta. Suasana khidmat dan budaya terasa kental di lingkungan madrasah, seakan membawa nuansa keistimewaan DIY ke dalam keseharian madrasah.
Selain mempercantik penampilan, mengenakan busana adat ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta terhadap budaya lokal serta memperkenalkan lebih dekat Hari Jadi DIY.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 1 Gunungkidul, H. Muthohar, S.Ag menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga sebagai langkah nyata untuk menjaga dan melestarikan budaya yang telah diwariskan oleh leluhur. “Dengan mengenakan pakaian adat ini, kita ikut serta dalam upaya pelestarian budaya yang membanggakan. Ini juga menjadi cara kita mengenalkan dan merayakan Hari Jadi Yogyakarta, sehingga kita lebih mengenal dan mencintai budaya lokal,” ujarnya. (jsp)
Penulis : MTsN Gubukrubuh/MTsN 1
Editor : Putri HS