Karangmojo (MTsN 8 Gunungkidul) - Madrasah sebagai lembaga pendidikan formal di bawah Kementerian Agama merupakan institusi yang harus dapat menjadi contoh teladan bagi civitas akademika khususnya dan masyarakat pada umumnya, baik dari segi pendidikan akademis maupun non akademis. Hal ini diungkapkan Kepala MTsN 8 Gunungkidul (Madsaka), Ngadiyan, disela-sela pelaksanaan kalibrasi arah kiblat oleh Penyelenggara Syariah Kankemenag Gunungkidul di dua musala madrasah, Senin (11/11).
Selain berupaya agar arah kiblat benar dan tepat, kegiatan ini juga merupakan momen penting bagi Madsaka dalam mendukung pelaksanaan dan peningkatan kualitas ibadah, terutama ibadah salat di lingkungan madrasah. Madsaka berkomitmen untuk menuntaskan pendidikan karakter dengan salah satu upayanya adalah penegakan salat, baik salat wajib yaitu zuhur berjamaah maupun salat sunah duha.
Penyelenggara Syariah Kankemenag Gunungkidul, Taufik Ahmad Soleh, mengatakan kalibrasi arah kiblat merupakan hal yang sangat penting dan menjadi tugas Penyelenggara Syariah dalam memberikan petunjuk yang pasti sekaligus dapat dipertanggungjawabkan dari aspek teknis dan hukum terhadap arah kiblat salat yang benar. "Kiblat salat adalah bagian dari kaidah fikih dalam kaitannya sebagai salah satu syarat wajib sehingga menyangkut sah atau tidaknya ibadah salat yang dilakukan," papar Taufik.
Adapun hasil kalibrasi arah kiblat dua musala Madsaka langsung ditempel di bagian dinding masing-masing musala dan juga lantai imam serta saf terdepan. "Program kami ke depan adalah peningkatan sarana dan prasarana ibadah, terutama tempat wudu putra, yaitu di musala bagian timur," ungkap Taryana, wakil kepala madrasah bagian sarana dan prasarana. (ken/and)
Penulis : madrasahtest
Editor : Andi Eko