Kajian Al Akhlak Lil Banin Bentuk Kepribadian Siswa MTsN 8 Gunungkidul

  Selasa, 10 Januari 2023    Bacakan Berita     306 
Foto Kajian Al Akhlak Lil Banin Bentuk Kepribadian Siswa MTsN 8 Gunungkidul
Siswa tengah mengikuti kajian kitab Al Akhlak Lil Banin

Karangmojo (MTsN 8 Gunungkidul) — Kajian kitab Al Akhlak Lil Banin di MTsN 8 Gunungkidul digelar di Dua tempat yakni musala putri untuk kelas 9 DE dan musala putra untuk kelas 9 ABC  pada hari Selasa (10//1/2023). Di musala putri kajian kitab ini disampaikan  oleh Nur Kholis yang kebetulan sebagai guru bahasa Arab, sementara itu di musala putra kajian dipimpin oleh Ahmad Ulinnuha yang sekaligus  guru mata pelajaran Fikih di MTsN 8 Gunungkidul.

Kegiatan ini adalah salah satu kegiatan pembiasaan yang menjadi program unggulan di MTsN 8 Gunungkidul. Setiap hari Rabu mulai dari pukul 06.40-07.00 WIB kajian kitab Al Akhlak Lil Banin ini dilaksanakan. Selama dua puluh menit siswa-siswa menyimak dengan penuh perhatian inti sari kitab karangan Syeikh Umar Bin Ahmad Baraja tersebut. Dalam kajian kali ini Ulinnuha membahas tentang adab kepada ibu. ”Kita harus mengingat bagaimana letihnya seorang ibu ketika mengandung, menyusui, mendidik hingga menyiapkan makanan. Kita sebagai anak haruslah menyadari betapa besar cinta dan kasih sayang seorang ibu pada anaknya. Sebab itu, wajib bagi seorang anak beradab kepada ibunya,” ungkapnya.Sementara itu Nurkholis tidak kalah semangatnya menyampaikan tentang ciri-ciri anak yang buruk akhlaknya. ”Seorang anak yang buruk akhlak, ia tidak menghormati orang tuanya,tidak menghormati guru-gurunya, tidak menghormati yang lebih tua dan tidak menyayangi yang lebih muda,” tuturnya.

Kitab Al Akhlak Lil Banin ini memang kitab yang mudah dipahami oleh siswa-siswa setingkat Madrasah Tsanawiyah. Bahasa yang lugas dan sederhana memudahkan mereka untuk mencerna isi kitab tersebut dan bisa mempraktikan dalam kehidupan. ”Dengan mengkaji kitab Al Akhlak Lil Banin diharapkan siswa MTsN 8 Gunungkidul memiliki kepribadian yang baik, berbakti kepada orang tua dan bisa membawa dirinya dengan baik dimanapun berada,” ungkap Hamid Abdul Basit kepala MTsN 8 Gunungkidul saat memantau kegiatan kajian tersebut.(skh)

Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul