Wonosari (Kemenag Gunungkidul) - Ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) Tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang digelar di MTsN 6 Sleman pada 5-6 Agustus 2023 telah usai. Perwakilan Kabupaten/ Kota mengadu kemampuan dalam kompetisi yang diikuti madrasah dan sekolah dari jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA.
Dalam ajang KSM tersebut, dua perwakilan dari Kabupaten Gunungkidul berhasil menjadi juara 1, yakni Miftakhul Khoiri dari Madarasah Ibtidaiyah Al Mumtaz yang menjuarai kompetisi Matematika Terintegrasi jenjang SD/MI dan Anita Salsabila dari Madrasah Aliyah Al Mumtaz Plus menjuarai kompetisi Kimia Terintegrasi jenjang SMA/MA. Dua siswa berprestasi ini selanjutnya berhak mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta di ajang KSM Tingkat Nasional yang akan diselenggarakan tanggal 3-7 September 2023 di Kendari Sulawesi Tenggara.
Dalam keterangannya, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Gunungkidul H. Supriyanto S.Ag MSI menyampaikan bahwa keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul patut bersyukur dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian prestasi ini. “Saya selaku Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul tentunya sangat bangga dengan capaian prestasi siswa kami dari MI Al Mumtaz dan MA Al Mumtaz Plus. Hal ini telah membuktikan bahwa madrasah di Kabupaten Gunungkidul mampu dan layak untuk mewakili kompetisi di tingkat nasional,” katanya di Wonosari, Rabu (9/8/2023).
“Semoga diwaktu yang akan datang, semakin banyak perwakilan dari madrasah diajang kejuaraan dan kompetisi tingkat nasional,” harap Supriyanto.
Terpisah, Kepala Kemenag Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni MA juga menyampaikan apresiasinya atas prestasi yang diraih siswa MI dan MA Al Mumtaz ini. “Selamat kepada Ananda Anita Salsabila siswi MA Al Mumtaz Plus dan Miftakhul Khoiri siswa MI Al Mumtaz. Ini suatu prestasi yang membanggakan sekaligus memberikan pelajaran kepada kita bahwa madrasah swasta pun kalau didukung dengan bimbingan dan motivasi ternyata bisa mengalahkan madrasah negeri, sehingga fasilitas yang disediakan ini bisa maksimal. Selamat dan akan kita kawal, kita dukung dua peserta dari Gunungkidul ini sampai maju tingkat nasional mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta,” ungkapnya.
“Terima kasih kepada MI dan MA Al Mumtaz serta KH. Khoeron Marzuki pengasuh Pondok Pesantren Al Mumtaz Beji Patuk,” pungkas Sa’ban. (irw)
Penulis : Seksi Dikmad
Editor : Andi Eko