Makkah (Kemenag Gunungkidul) - Mendekati prosesi puncak ibadah haji, jemaah haji Kabupaten Gunungkidul yang tergabung dalam kloter 47 SOC melaksanakan ibadah harian, terutama salat maktubah di hotel dan di masjid sekitar hotel Afaq al Mashaer Makkah.
Atas imbauan para petugas, baik PPIH Kloter maupun PPIH Arab Saudi Sektor 07, jemaah sudah mengurangi kegiatan- kegiatan yang menguras tenaga, seperti umrah sunnah maupun tawaf sunnah di Masjid al Haram.
Hal ini disampaikan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) yang mendampingi jemaah haji Kabupaten Gunungkidul kloter 47 SOC, H. Mutohar S.Ag MA di Makkah.
“Pada pagi hari ini, Senin (19/6/2023) di Hotel Afaq al Mashaer pukul 06.30 WAS, jemaah kloter 47 SOC mendapat materi pemantapan prosesi Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) dari PPIH Arab Saudi Sektor 7,” ungkapnya.
Mutohar mengatakan, salah satu materi yang disampaikan oleh Kepala Sektor 07 H. Sunaryo adalah tentang kegiatan tarwiyah, mengingat jemaah haji pada tahun ini banyak lansia dan risti. “Maka bagi jemaah yang melaksanakan tarwiyah harus mendapat rekomendasi dari dokter PPIH Kloter dan disetujui oleh ketua kloter dan mengetahui kepala sektor,” terang Mutohar. (mth/and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti