Ngawen (MIN 12 Gunungkidul) - Dalam rangka meningkatkan kompetensi digital serta memantapkan persiapan menghadapi Sumatif Akhir Semester (SAS) Tahun Ajaran 2025/2026, MIN 12 Gunungkidul menyelenggarakan Pelatihan Jogja Madrasah Digital (JMD) pada Rabu, (19/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan berbasis teknologi.
Pelatihan JMD ini bertujuan untuk membekali pendidik dengan kemampuan pengelolaan administrasi pembelajaran, pembuatan soal sas, penilaian, serta pemanfaatan fitur-fitur digital yang mendukung proses SAS. Melalui program ini, guru diharapkan mampu menerapkan sistem digital secara optimal sehingga pelaksanaan SAS berjalan lebih efektif, akurat, dan efisien.
Kepala MIN 12 Gunungkidul, Subardi menyampaikan bahwa era digital menuntut madrasah untuk terus beradaptasi dengan teknologi, termasuk dalam proses evaluasi pendidikan. “Pelatihan ini sangat penting, terutama menjelang SAS. Guru perlu memahami penggunaan platform digital agar dapat memberikan layanan terbaik kepada peserta didik,” ujarnya.
Selama kegiatan, para peserta mendapatkan pendampingan teknis terkait penggunaan aplikasi JMD, mulai dari pembuatan soal, penginputan nilai, pengelolaan kelas digital, hingga tata cara pelaporan berbasis sistem. Suasana pelatihan berlangsung aktif, para guru antusias mengikuti setiap sesi dan berdiskusi mengenai berbagai fitur yang dapat mendukung pekerjaan mereka.
Harapan kedepannya guru dan tenaga kependidikan MIN 12 Gunungkidul semakin mampu menerapkan inovasi digital dalam pembelajaran dan administrasi madrasah. Kegiatan ini menjadi langkah penting menuju madrasah yang semakin modern, efisien, dan berdaya saing di era digital.
Penulis : MIN Jurangjero/MIN 12
Editor : Putri HS