Makkah (Kankemenag Gunungkidul) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter 69 SOC memberikan pembinaan kepada sebagian jemaah haji Kloter 69 SOC di pemondokan jemaah haji di Makkah pada Jum’at (30/5/2025). Sebelumnya telah dilaksanakan Koordinasi bersama Karom dan Karu pada Ahad (25/5/2025).
Hadir Ketua Kloter 69 SOC Tomi Adhe Krisna, Pembimbing Ibadah Kloter H. Zuhdan Aris, petugas PHD Umum dan Tim Kesehatan Haji Indonesia.
Terkait persiapan menjelang puncak haji 1446 H, Ketua Kloter 69 SOC Tomi menyampaikan beberapa informasi diantaranya, jemaah haji dilarang keluar tenda Arafah dan Mina pada jam 10.00-16.00 WAS, Arab Saudi akan berkoordinasi dengan syarikah untuk menyediakan mushola di setiap tenda, pergerakan ke Arafah dan Mina berdasarkan rombongan syarikah masing-masing.
Tomi juga berpesan agar jemaah dapat menjaga kesehatan. “Jemaah haji indonesia adalah jemaah yang terbesar, maka mari menjadi teladan bagi jemaah haji yang lain,” ajaknya.
Sementara itu, Pembimbing Ibadah Kloter H. Zuhdan Aris menyampaikan pembayaran Dam harus di tempat yang resmi, melontar jumroh sesuai jadwal resmi dan ketentuan syarikah, serta kartu nusuk harus selalu dibawa.
Penulis : Andi Eko
Editor : Putri HS