Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni MA menyampaikan ada tiga aspek yang perlu diperhatikan untuk menjaga kualitas produk perencanaan.
Pertama, melibatkan partisipasi masyarakat. Kedua, perencanaan tahunan dan perencanaan jangka menengah perlu terintegrasi dalam perencanaan jangka panjang. Ketiga, kualitas data dan informasi yang akurat dan terkini sebagai basis pengambilan keputusan dan penyusunan dokumen perencanaan.
Hal ini disampaikan Sa’ban saat menjadi narasumber Focus Group Discussion (FGD) Perencanaan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/ Kota dan Kanwil Kementerian Agama D.I. Yogyakarta Tahun 2023 yang diselenggarakan di RM. Sego Abang Gunungkidul, Selasa (11/7/2023).
Sa’ban berharap FGD ini dapat menghasilkan karya perencana yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sementara itu, Ketua Pokja Perencana di lingkungan Kanwil Kemenag DIY, Fatakhul Huda SE menuturkan, FGD ini membahas terkait penyerapan anggaran sebagaimana ditargetkan 70 persen di bulan Juli, mencermati kebutuhan belanja pegawai 2023 sampai akhir tahun, perlu dan tidaknya revisi anggaran, penyiapan anggaran untuk PPPK yang baru diangkat tahun 2023, penyiapan anggaran kenaikan tukin untuk satker WBBM, dan pembahasan anggaran MPP (Mall Pelayanan Publik) tingkat kabupaten/ kota. “Perencana berperan untuk melakukan pencermatan dan melakukan revisi apabila diperlukan,” katanya.
Hadir Kasubbag TU Kemenag Gunungkidul Drs. H. Andar Prasetyo MA, dan anggota Pokja Perencana di lingkungan Kanwil Kemenag DIY. (and)
Penulis : Andi Eko
Editor : Siti Nurafrianti