Jaga Keselamatan Diri dan Orang Lain, Amanat Apel MTs Negeri 3 Gunungkidul

  Minggu, 24 September 2023    Bacakan Berita     150 
Foto Jaga Keselamatan Diri dan Orang Lain, Amanat Apel MTs Negeri 3 Gunungkidul

Semanu (MTsN 3 Gunungkidul) -- Pembiasaan pagi di MTsN 3 Gunungkidul pada Jumat (22/9/2023) terlihat lain dari biasanya. Setelah membaca Asmaul Husna, siswa tetap berada di halaman untuk mendengarkan penjelasan dari Polsek Semanu.

Tampil sebagai pembina apel, Aiptu Mukris Ujiyanto, dari Polsek Semanu. Sebanyak 530 orang yang meliputi guru, karyawan, dan siswa mengikuti apel dengan khidmat.

Kepala MTsN 3 Gunungkidul, Drs. Dwinabut, menyampaikan bahwa madrasah akan terus mengadakan kerja sama dengan berbagai pihak demi kemajuan madrasah. Salah satunya adalah Polsek Semanu. “Kerja sama dengan berbagai pihak terus kami lakukan, salah satunya dengan Polsek Semanu. Terima kasih atas kerja sama yang sudah terjalin selama ini. Pekembangan teknologi informasi yang begitu pesat, semoga tetap membawa kebaikan dan perubahan yang positif,” ungkap Dwinabut.

Aiptu Mukris Ujiyanto menyampaikan bahwa saat ini terjadi peningkatan pergaulan bebas, maraknya kekerasan remaja,  jahat terhadap teman, pencurian oleh remaja, kebiasaan menyontek, membuka situs porno, miras, dan tidak patuh pada orang tua maupun guru. Aiptu Mukris juga menjelaskan tentang aturan lalu-lintas. “Kita harus menjaga keselamatan, keselamatan diri dan juga orang lain. Selain itu, surat-surat kendaraan harus lengkap karena berkaitan dengan jasa raharja.

Selain tentang aturan lalu lintas, Aiptu Mukris juga menjelaskan tentang pendidikan karakter. Kita harus mengetahui kebaikan, mencintai kebaikan, dan melakukan kebaikan. “Model pendidikan menciptakan manusia bermoral dan sikap yang baik,” jelasnya.

Lebih jauh Aiptu Mukris menjelaskan bahwa ada lima nilai perilaku, yatu nilai perilaku manusia berhubungan dengan Tuhan, berhubungan dengan manusia, dengan diri sendiri, dengan alam sekitar, dan dengan kebangsaan.

Aiptu Mukris Ujiyanto juga mengimbau agar para siswa tidak melakukan bullying atau perundungan. “Adik-adik yang sering terjadi di sekolah adalah bullying verbal dan fisik. Bullying verbal misalnya mengolok-olok, memanggil dengan julukan jelek. Bullying velbal sering tidak disadari oleh pelakunya. Sedangkan bullying fisik misalnya menonjok, memukul, menghadang teman lewat,” ujarnya.

Pada akhir penjelasan, Aiptu Mukris memberikan nasihat agar siswa selalu menghargai orang lain. Menghargai orang tua, guru, maupun teman. "Hargailah orang lain jika kita ingin dihargai. Sayangilah orang lain jika ingin disayangi. Kemajuan zaman harus kita sikapi dengan bijaksana. Teruslah belajar dan berprestasi,” pungkasnya.

Briptu Widya Pangestika, SH., juga menambahkan bahwa saat ini HP sudah dimiliki hampir semua orang. Kita harus pandai-pandai menggunakannya, jangan sampai membuka hal-hal yang tidak baik. Kita gunakan HP untuk  hal positif.  (ksn)

Penulis : MTsN Semanu/MTsN 3

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul