Ikuti Seminar Bertajuk How To Be Great Teacher, Guru MTsN 3 Gunungkidul Simak Paparan Kasi Pendidikan Madrasah

  Rabu, 14 Januari 2026    Bacakan Berita     14 
Foto Ikuti Seminar Bertajuk How To Be Great Teacher, Guru MTsN 3 Gunungkidul Simak Paparan Kasi Pendidikan Madrasah

Playen (MTsN 3 Gunungkidul) — Tantangan dunia pendidikan yang kian kompleks menuntut adanya transformasi mendalam terhadap peran guru. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Supriyanto, saat memberikan sambutan pada Seminar bertajuk “How To Be Great Teacher” yang menghadirkan Syafii Efendi,  International Certified Coach Entrepreneur & Business Owner.

Dalam suasana seminar yang khidmat, para guru menyimak secara serius berbagai poin strategis yang disampaikan Supriyanto terkait arah dan masa depan pendidikan madrasah. Ia menekankan bahwa peran guru saat ini tidak lagi terbatas sebagai penyampai materi pelajaran, melainkan telah bergeser menjadi pembentuk karakter peserta didik secara utuh dan berkelanjutan.

Supriyanto menegaskan bahwa tantangan yang dihadapi pendidik pada era digital dan keterbukaan informasi saat ini jauh lebih berat dibandingkan masa sebelumnya. Oleh karena itu, guru dituntut memiliki wawasan luas, adaptif, serta visi yang kuat dalam mendampingi peserta didik.

“Guru tidak cukup hanya mentransfer ilmu pengetahuan di depan kelas. Tugas besar kita saat ini adalah mencetak peserta didik yang mandiri. Kemandirian ini meliputi kemandirian berpikir, bersikap, hingga kemampuan memecahkan masalah dalam kehidupan nyata,” ungkapnya.

Selain aspek kompetensi profesional, Supriyanto juga menekankan pentingnya dimensi spiritual dan sosial dalam diri seorang pendidik. Ia berpesan agar para guru senantiasa menjaga keikhlasan dan konsistensi dalam memberikan dedikasi terbaik. “Teruslah menjadi guru yang baik dan bermanfaat. Tugas pendidik tidak berhenti pada mengajar dan membimbing di kelas, tetapi juga menjadi teladan (uswatun hasanah) bagi peserta didik dan masyarakat luas,” tambahnya.

Arahan tersebut sejalan dengan komitmen MTsN 3 Gunungkidul dalam meningkatkan kualitas sumber daya pendidik melalui partisipasi aktif dalam berbagai seminar dan forum pengembangan profesional. Dengan penguatan kebijakan dari internal Kementerian Agama serta wawasan dari para pakar pendidikan nasional, diharapkan guru-guru MTsN 3 Gunungkidul mampu memperkuat “akar” pendidikan untuk menghasilkan “buah” berupa lulusan yang unggul, mandiri, dan berakhlakul karimah.

Kehadiran Supriyanto dalam kegiatan tersebut menjadi suntikan motivasi bagi seluruh civitas akademika MTsN 3 Gunungkidul untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas diri, serta menjaga marwah madrasah sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi hebat dan bermartabat. (kho)

Penulis : MTsN Semanu/MTsN 3

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul