Wonosari (MTsN 1 Gunungkidul) — Rangkaian Pelatihan Digitalisasi Koperasi yang diikuti oleh perwakilan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Gubukjaya MTsN 1 Gunungkidul memasuki hari terakhir pada Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini tetap dilaksanakan di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.
Pada hari terakhir pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai perizinan usaha simpan pinjam berbasis risiko melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA). Materi tersebut memberikan pemahaman terkait prosedur perizinan, klasifikasi tingkat risiko usaha, serta pemenuhan persyaratan administrasi yang terintegrasi dalam sistem perizinan digital pemerintah.
Melalui sesi ini, para pengurus koperasi diarahkan untuk memahami pentingnya kepatuhan terhadap regulasi sekaligus optimalisasi pemanfaatan OSS-RBA sebagai sarana legalitas usaha simpan pinjam koperasi yang tertib, transparan, dan berkelanjutan.
Keikutsertaan KPRI Gubukjaya MTsN 1 Gunungkidul yang diwakili oleh bendahara koperasi, Revi Nurmayani, diharapkan dapat memperkuat tata kelola koperasi, khususnya dalam aspek legalitas usaha dan kesiapan menghadapi sistem perizinan berbasis digital. Dengan berakhirnya rangkaian pelatihan ini, koperasi diharapkan semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta taat terhadap regulasi yang berlaku. (rnm)
Penulis : MTsN Gubukrubuh/MTsN 1
Editor : Putri HS