Gunungkidul (Kankemenag) – Keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul turut merasa kehilangan atas meningalnya Kepala KUA Tanjungsari yang lama, Nur Jadid. “Beliau adalah ASN yang memiliki lima nilai budaya kerja, seperti integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan, terbukti selama Beliau menjabat Kepala KUA Tanjungsari banyak hal positif yang beliau lakukan,” ungkap Kasubbag TU Kankemenag Gunungkidul Arief Gunadi saat memberikan sambutan pada acara Pengenalan Kepala KUA Kecamatan Tanjungsari, Jumat (6/3/2020).
Arief mengucapkan selamat kepada Kepala KUA Tanjungsari yang baru Edi Mustiyar Amansah. “Selamat berkhidmad di KUA Tanjungsari, layani masyarakat dengan baik, berkomunikasi dan berinteraksi dengan instansi lintas sektoral dan organisasi sosial guna dapat memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya,” tandas Airef.
Lebih lanjut Arief juga menjelaskan tentang pelayanan tanah wakaf, “Saya melihat masih ada pelayanan tanah wakaf yang belum tersertifikat secara tuntas, maka melalui forum ini saya mohon kesediaan Pak Camat, Korwil, Kepala Desa serta organisasi sosial kemasyarakatan yang hadir untuk dapat memberikan dukungan, sebelum terjadi persoalan keluarga dan lembaga. Hal ini menjadi penting karena wakaf yang sudah dilakukan puluhan tahun lalu kemudian diminta kembali oleh keluarga wakif karena dahulu administrasinya tidak segera diselesaikan, padahal tanah tersebut sudah menjadi musola atau sebagainya. Oleh karenanya Kepala KUA disamping menjabat sebagai penghulu juga sebagai PPAIW, silahkan untuk diselesaika persoalan sepereti ini dan tidak boleh menghambatnya,” papar Arief.
Selain itu Arief juga mengingatkan untuk jeli terhadap pendirian tempat ibadah, harus sesuai dengan peraturan perundang-udangan yang telah diterbitkan. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Siti Nurafrianti