Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Mewakili Kepala Kantor, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H. Harsono S.Ag. MSI memberi arahan pada Rapat Kerja MTsN 8 Gunungkidul di RM Rinten Ndalu, Jumat (8/3/2024).
Harsono menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya rapat kerja MTsN 8 Gunungkidul. Rapat kerja merupakan nyawiji, dan menyatu, menyatu badan, pikiran, hati, dan menyatu langkahnya untuk mencapai MTsN 8 Gunungkidul yang jaya.
“Kita yakin dan percaya bahwa draft rancangan bahan raker sudah dibuat. Sehingga pada kesempatan ini, merupakan kesempatan yang baik untuk mencermati dan mengesahkan menjadi dokumen pendidikan," katanya.
Kemudian, Harsono menyampaikan bahwa Kementerian Agama mempunyai tujuh program prioritas, dua diantaranya disampaikan dalam hal ini. Pertama, penguatan politik kebangsaan dan moderasi beragama. “Tanamkan pada siswa bahwa NKRI adalah berkah yang diberikan oleh Allah kepada bangsa Indonesia. Tugasnya tentu menjaga, jangan sampai muncul alumni yang bergabung kepada kelompok ekstrem,” tutur Harsono.
Kedua, mengusung layanan pendidikan yang inovatif dan transformatif. “Silakan dirumuskan, mencari potensi dan keunggulan yang ada di MTsN 8 Gunungkidul,” imbuhnya.
Selanjutnya, Pengawas Pendidikan Madrasah, Drs. Sugeng Wibowo M.Pd.I, menyampaikan tentang kinerja. “Ending dari raker ini adalah kinerja. Kinerja dari bapak ibu semuanya. Yang terpenting, harus menyiapkan formula yang akan kita lakukan satu tahun kedepan,” katanya.
Sebelumnya, Kepala MTsN 8 Gunungkidul, Hamid Abdul Basit S.Ag. MSI menyampaikan bahwa rapat kerja ini merupakan tindak lanjut dari rapat kerja daerah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul pada bulan Februari yang lalu.
“Kami berupaya untuk menindaklanjuti apa yang menjadi hasil Rakerda Kemenag Gunungkidul Tahun 2024. InsyaAllah kami siap untuk melaksanakan beberapa program yang sudah disepakati dan diputuskan,” jelasnya.
Penulis : Putri HS
Editor : Andi Eko