Semanu (Kankemenag Gunungkidul) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul H. Mukotip S.Ag M.Pd.I menghadiri kegiatan Penguatan Moderasi Beragama bagi Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 1 Gunungkidul di Semanu pada Kamis (31/7/2025).
Dalam kesempatan ini, Mukotip memaparkan materi tentang Internalisasi Nilai-Nilai Kerukunan. Ada empat nilai-nilai kerukunan, pertama, moderasi. Moderasi merupakan cara pandang, sikap dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum berdasarkan prinsip adil.
Kedua, toleransi. Sebuah sikap yang menghargai, membiarkan, membolehkan pandangan atau kepercayaan, pendapat yang berbeda atau bertentangan dengan pendapat sendiri.
Ketiga, hidup damai atau koeksistensi (At Ta’ayusy as silmy). Sebuah pengertian, penghargaan dan kerja sama antara individu atau kelompok. Keempat, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Merupakan langkah transformasi besar dalam ekosistem pendidikan nasional serta wajah baru pendidikan Islam yang lebih humanis, inklusif, dan spiritual.
“Kurikulum ini didesain untuk menyentuh akar bukan hanya akal, membentuk empati, dan tidak sekadar mengisi memori. Mari menjadikan madrasah sebagai ruang suci yang tidak hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menghangatkan jiwa,” ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala MAN 1 Gunungkidul, Kholis Muhajir S.Ag MSI berharap dengan penguatan moderasi beragama ini mampu memberikan kekuatan luar biasa untuk melaksanakan ketugasan, yaitu mampu melayani peserta didik maupun masyarakat dengan baik.
Penulis : Putri HS
Editor : Andi Eko