Semanu (Kemenag Gunungkidul) -- Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul mengadakan Penguatan Moderasi Beragama Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2024 di Kompleks Wisata Telaga Jonge, Semanu, Jumat (8/3/2024).
Kepala Kemenag Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni MA., selaku narasumber, mengajak untuk bersama merawat Indonesia dengan moderasi beragama. “Karena di Indonesia agama berbeda disilakan, aliran berbeda disilakan. Yang penting saling menghormati, saling menghargai, tidak boleh merasa benar sendiri,” jelasnya.
Sa’ban mengimbau kepada seluruh peserta kegiatan untuk dapat menerapkan prinsip-prinsip moderasi beragama di lingkungan masing-masing sebagai upaya untuk merawat Indonesia. “Monggo, prinsip-prinsip moderasi dilaksanakan di lingkungan panjenengan dalam rangka kita merawat ke-Indonesia-an, merawat Gunungkidul,” tandas Sa’ban.
Adapun prinsip-prinsip moderasi beragama yaitu Berkeadaban (Ta’addub), Keteladanan (Qudwah), Kewarganegaraan dan kebangsaan (Muwatanah), Mengambil jalan tengah (Tawassut), Berimbang (Tawazun), Adil dan konsisten (I’tidal), Kesetaraan (Musawah), Musyawarah (Syura), Toleransi (Tasamuh) serta Dinamis dan inovatif (Tathawwur wa Ibtikar).
Sebelumnya, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, H. Supriyanto S.Ag. MA., menyampaikan kegiatan yang dikemas dengan outbound ini diikuti oleh Guru dan Tenaga Kependidikan se-Gunungkidul dari tingkat RA, MI, MTs dan MA baik negeri dan swasta sejumlah 224 peserta. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Andi Eko