Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Kepala MIN 1 Gunungkidul, Risdiyanto, turut menghadiri kegiatan Pengajian Instansi yang digelar di Pendapa Katentreman Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen, pada Senin (27/10/2025). Acara rutin ini menjadi sarana peningkatan spiritualitas bagi pegawai instansi se-Kapanewon Ngawen.
Dalam kesempatan tersebut, hadir sebagai pembicara adalah Suroto, yang memaparkan materi penting mengenai kriteria kepemimpinan ideal dalam Islam. Beliau secara khusus menyoroti dua sifat utama yang seyogyanya dimiliki oleh seorang pemimpin, yakni sifat hayyin dan layyin.
Suroto menjelaskan bahwa pemimpin harus memiliki sifat hayyin, yang berarti tenang, teduh, dan meneduhkan lahir batin. "Orang yang memiliki sifat hayyin adalah orang yang tidak mudah marah, tidak mudah tersulut emosi, penuh pertimbangan, dan pembawaannya selalu sejuk. Kehadirannya senantiasa menenangkan," terang beliau.
Selain itu, seorang pemimpin juga harus memiliki sifat layyin, yang bermakna lembut, ramah, sopan, dan santun, baik dalam ucapan maupun perbuatan. "Sifat layyin menjadikan seseorang lemah lembut, tidak kasar, selalu menginginkan kebaikan bagi sesama, dan tidak suka memaksakan pendapat. Pendapat, perkataan, dan sikapnya tidak akan melukai orang lain," imbuhnya.
Kehadiran Kepala MIN 1 Gunungkidul dalam acara ini menunjukkan komitmen instansi pendidikan dalam memperkuat karakter spiritual dan kepemimpinan yang humanis, sejalan dengan nilai-nilai yang disampaikan. Diharapkan, sari pati dari ceramah ini dapat diimplementasikan tidak hanya dalam ranah kepemimpinan formal, tetapi juga dalam interaksi sehari-hari di lingkungan kerja dan masyarakat.
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Putri HS