Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) - Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) mengadakan Sarasehan Peringatan Hari Lahir IPARI ke-2 tahun 2025 yang diadakan Selasa (27/5/2025) di Taman Kuliner Gunungkidul. Turut hadir Ketua IPARI Kabupaten Gunungkidul Aminudin Rosjid beserta segenap anggota.
Dalam kesempatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul H. Mukotip S.Ag M.Pd.I menyampaikan beberapa hal diantaranya, pertama, melalui peringatan hari lahir IPARI diharap dapat memperkuat gerakan penyuluh agama cinta bumi dengan tema peringatan tahun ini “Gerakan Penyuluh Agama Cinta Bumi: Zero dan Eco Enzym”.
Komitmen IPARI terhadap isu lingkungan hidup, khususnya dalam menanggapi perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan pengolahan sampah yang ramah lingkungan.
Kedua, mengedukasi dan mengajak masyarakat peduli lingkungan. “Penyuluh agama dapat menjadi pelopor dalam memberikan edukasi dan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui tindakan nyata seperti penggunaan eco enzyme,” terangnya.
Ketiga, aksi nyata di ruang publik. Sebagai bagian dari peringatan ini, IPARI melaksanakan aksi bersih-bersih diberbagai ruang publik seperti tempat ibadah, pasar, pusat keramaian, perbelanjaan dan kantor.
Keempat, momentum pelantikan ASN PPPK Kemenag diharap menjadi energi baru dalam pelayanan publik dan penguatan nilai-nilai keagamaan dengan semangat kolaborasi dan pengabdian.
Kelima, memperkuat peran penyuluh agama dalam pembangunan daerah Gunungkidul, dan pembangunan Nasional.(sgt)
Penulis : Sigit
Editor : Andi Eko