Wonosari (Kankemenag Gunungkidul) – Sekolah, orang tua dan peserta didik adalah tiga pilar dari Sekolah Ramah Anak (SRA) yang penting untuk diperhatikan.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni MA ketika membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Sekolah Ramah Anak bagi Guru Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Swasta wilayah barat pada Jumat (23/8/2024) di Wonosari.
“Tiga pilar sekolah ramah anak ini harus bisa bekerja sama. Sekolah, orang tua dan anak menjadi hal yang penting untuk bersama-sama mewujudkan kondisi sekolah yang inklusif, sehat, aman dan nyaman,” terang Sa’ban.
Lebih lanjut Sa’ban menyampaikan tentang enam komponen SRA yang terdiri dari Kebijakan SRA, Pelaksanaan proses pembelajaran yang ramah anak, Pendidik dan tenaga kependidikan terlatih hak-hak anak dan SRA, Sarana dan prasarana SRA, Partisipasi anak dan terakhir Partisipasi orang tua.
Sa’ban juga menjelaskan bahwa sekolah ramah anak juga harus memasukan nilai-nilai moderasi beragama. “Intinya mari bersama-sama kita ciptakan madrasah kita yang ramah anak sekaligus mengimplementasikan moderasi beragama. Terlebih sekarang programnya adalah ekosistem moderasi beragama yang ekspansi. Artinya, sebagai suatu ekosistem, maka semuanya harus mempunyai sikap yang moderat,” ungkap Sa’ban.
Bimtek ini diikuti oleh 12 Madrasah Tsanawiyah negeri dan swasta di wilayah barat, diantaranya MTsN 1 Gunungkidul, MTsN 6 Gunungkidul, MTsN 7 Gunungkidul, MTs Al I'anah Nglipar, MTs Al I'anah Playen, MTs Jam'ul Mu'awamah YAPPI Ngembes, MTs Muhammadiyah Muhajirin Patuk, MTs YAPPI Dengok, MTs YAPPI Jetis Saptosari, MTs YAPPI Mulusan, MTs YAPPI Sumberejo dan MTS Sunan Kalijaga.
Turut hadir Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Supriyanto S.Ag MSI, Pengawas Madrasah serta narasumber yaitu Kepala MAN 1 Gunungkidul Kholis Muhajir S.Ag M.S.I dan Guru Informatika MAN 1 Gunungkidul Pandu Kusuma Hadi S.Kom. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama dua hari sampai dengan Sabtu 24 Agustus 2024. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Andi Eko