Guru Olahraga MIN 3 Gunungkidul Lestarikan Permainan Tradisional Egrang

  Selasa, 24 Februari 2026    Bacakan Berita     13 
Foto Guru Olahraga MIN 3 Gunungkidul Lestarikan Permainan Tradisional Egrang
Siswa dan guru

Semin (MIN 3 Gunungkidul) – Di sela waktu istirahat, suasana halaman MIN 3 Gunungkidul tampak berbeda pada Senin (23/2/2026). Guru olahraga, Joko Susena, memanfaatkan waktu luang dengan membuat alat permainan tradisional egrang sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus menumbuhkan kreativitas siswa.

Egrang merupakan permainan tradisional yang menggunakan dua batang bambu dengan pijakan kaki pada bagian tertentu sehingga pemain dapat berjalan dengan posisi lebih tinggi dari tanah. Permainan ini dahulu sangat populer di kalangan anak-anak, namun kini mulai jarang dijumpai seiring perkembangan permainan modern.

Joko Susena menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengenalkan kembali permainan tradisional kepada siswa-siswi.

“Kami ingin melestarikan permainan tradisional agar tidak hilang ditelan zaman. Selain menyenangkan, egrang juga melatih keseimbangan, keberanian, dan ketekunan anak-anak,” ujarnya.

Pembuatan egrang tersebut menarik perhatian para siswa. Mereka tampak antusias menyaksikan proses pembuatannya, bahkan beberapa siswa turut membantu dan mencoba memainkan egrang yang telah selesai dibuat. Suasana keceriaan pun terlihat saat mereka belajar menjaga keseimbangan dan saling memberi semangat.

Kepala MIN 3 Gunungkidul, Faiqotul Asriyah, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut.

“Kegiatan ini sangat positif dalam melestarikan permainan tradisional sekaligus mengembangkan kreativitas dan keterampilan siswa. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk memperkaya pengalaman belajar anak-anak,” tuturnya.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, MIN 3 Gunungkidul menunjukkan komitmennya dalam menjaga warisan budaya sekaligus membentuk karakter siswa yang aktif, kreatif, dan mencintai tradisi bangsa.

Penulis : MIN Semin/MIN 3

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul