Wonosari (MTsN 9 Gunungkidul) — Seluruh guru MTsN 9 Gunungkidul mengikuti kegiatan In House Training (IHT) Implementasi KMA 1503, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), dan Kokurikuler pada Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Serbaguna Balai Desa Kepek, Wonosari, dan diikuti oleh guru MTs dan MA se-Kabupaten Gunungkidul.
IHT tersebut menghadirkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama DIY, Sidik Pramono, serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Gunungkidul, Supriyanto. Selain itu, hadir pula Anita Isdarmini sebagai narasumber yang menyampaikan materi teknis terkait implementasi kebijakan.
Dalam sambutannya, Sidik Pramono menekankan pentingnya kesiapan madrasah dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman serta menyesuaikan diri dengan regulasi terbaru, khususnya KMA 1503. Ia juga mendorong seluruh guru dan warga madrasah untuk membangun komitmen kelembagaan yang kuat sebagai landasan pelaksanaan kurikulum secara berkelanjutan.
Sementara itu, Supriyanto menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta menuntut keterlibatan dan tanggung jawab seluruh komponen madrasah dalam menumbuhkan serta menginternalisasikan nilai-nilai cinta, baik dalam proses pembelajaran maupun dalam interaksi keseharian di lingkungan madrasah.
Sebagai narasumber, Anita Isdarmini memaparkan materi terkait implementasi KMA 1503, Kurikulum Berbasis Cinta, serta penguatan kegiatan kokurikuler. Materi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para guru agar mampu menerapkan kebijakan secara efektif dan kontekstual dalam proses pendidikan di madrasah. (nh)
Penulis : MTsN Rongkop/MTsN 9
Editor : Putri HS