Guru MTsN 8 Gunungkidul Ikuti Pendampingan I Kemahiran Berbahasa Indonesia Balai Bahasa Yogyakarta

  Sabtu, 18 Mei 2024    Bacakan Berita     98 
Foto Guru MTsN 8 Gunungkidul Ikuti Pendampingan I Kemahiran Berbahasa Indonesia Balai Bahasa Yogyakarta
Foto bersama peserta dan fasilitator Balai Bahasa Yogyakarta

Wonosari (MTsN 8 Gunungkidul) -- Pendampingan I Peningkatan Kemahiran Berbahasa oleh Balai Bahasa Yogyakarta telah dilaksanakan pada Jumat (17/5/2024) di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Wonosari, Gunungkidul. Guru Bahasa Indonesia MTsN 8 Gunungkidul, Rukmini, M. Pd menjadi salah satu peserta dari jumlah tiga puluh perserta terdaftar. Pendampingan ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan yang telah dilaksanakan bulan sebelumnya. Pada kesempatan tersebut peserta mempraktikkan teori sesuai dengan materi yang diterima.

Secara terjadwal  pendampingan akan dilaksanakan sebanyak empat kali. Pada pendampingan I dengan materi praktik penerapan  ejaan dan pembentukan kata. Peserta yang dibagi dalam enam kelompok mempresentasikan hasil menyunting naskah yang ditugaskan secara bergantian. Selanjutnya hasil suntingan akan direviu oleh ahli bahasa dengan menyesuaikan kaidah bahasa Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Endah Nur Fatimah dan Joko Sugiarto didampingi oleh Wahyu Sekar Sari senantiasa memberi reviu pada setiap tayangan kelompok. "Menyunting itu membutuhkan banyak pengetahuan tentang kaidah bahasa, agar hasil suntingan baik dan layak dikonsumsi masyarakat," gumam Rukmini pada dirinya sendiri. Rukmini beserta empat peserta lainnya yang tergabung dalam kelompok dua berusaha memperbaiki Teks 2. Implikasi Era Digital dan Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Komunikasi dan mempresentasikannya. Demikian pula dengan kelompok yang lain.

Pada pendampingan kali ini banyak ilmu pengetahuan kebahasaan, khususnya ejaan dan pembentukan kata yang dapat diperoleh peserta. Peserta secara langsung mempraktikkan penggunaan ejaan dan pemilihan kata dalam proses menyunting. Walaupun bahasa Indonesia sudah demikian lama dipakai baik lisan maupun tertulis, ternyata masih terdapat kekeliruan dalam penggunaannya. Oleh karena itu, mempelajari bahasa Indonesia harus dilakukan secara terus-menerus karena bahasa itu selalu mengalami perubahan dan perkembangan. (mmn)

Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul