Bantul (MTsN 8 Gunungkidul) -- Kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia yang dilakukan berdasarkan nota kesepahaman antara Balai Bahasa Yogyakarta (BBY) dengan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan telah mencapai tahap evaluasi. Pada hari Kamis (17/10/2024) digelar tahap evaluasi dengan menghadirkan pejabat terkait dan perwakilan dari Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia di Hotel Grand Rohan, Banguntapan, Bantul. Rukmini, Guru Bahasa Indonesia sekaligus sebagai Ketua MGMP menjadi salah satu peserta evaluasi.
Tahap evaluasi merupakan tahap akhir setelah selama empat bulan melakukan pelatihan luring dan pendampingan peserta. Disampaikan oleh Kepala BBY, Dwi Pratiwi bahwa tahun 2025 juga akan dilakukan kegiatan yang sama, sehingga evaluasi tersebut sangat diperlukan untuk mengakomodir kebutuhan agar lebih baik.
Dalam kesempatan yang sama, Guru Bahasa MTsN 8 Gunungkidul, juga menyampaikan dalam forum diskusi agar kegiatan yang sama untuk dilaksanakan lagi. "Terima kasih kepada pihak BBY yang telah memfasilitasi guru Bahasa Indonesia untuk terus belajar. Terlebih lagi adanya Uji Kompetensi Berbahasa Indonesia (UKBI) yang sebagian besar kami belum menempuhnya. Alhamdulillah dengan mengikuti kegiatan tersebut akhirnya kami mempunyai sertifikat UKBI," tambahnya.
Pada akhir kegiatan diskusi disimpulkan bahwa peserta evaluasi berharap agar BBY melanjutkan program yang baik tersebut. Harapannya kerja sama yang selama ini telah terjalin antara tiga instansi pemerintah tersebut dapat berlanjut. Hal ini tentu akan banyak berdampak pada kompetensi guru terutama kemahiran dalam berbahasa Indonesia.(mmn)
Penulis : MTsN Karangmojo/MTsN 8
Editor : Siti Nurafrianti