Karangmojo (MIN 9 Gunungkidul) -- Guru MIN 9 Gunungkidul berkunjung ke penjual jamu Mbok Dwi yang beralamat di Jaranmati 1, Karangmojo, Gunungkidul, Sabtu, (22/7/2023). Kegiatan ini bertujuan agar para guru tahu dan paham cara pembuatan jamu sehingga mampu menularkan ke siswa kelak.
Kepala MIN 9 Gunungkidul, Erniawati, S.Pd.I., mengungkapkan bahwa kegiatan ini berhubungan dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). “Kita belajar membuat jamu dulu, nanti setelah itu kita menanam toga (tanaman obat keluarga) bersama siswa," ungkapnya. “P5 dan kekhasan madrasah merupakan ciri khas kurikulum merdeka, kita manfaatkan tanaman yang mudah hidup dan mudah perawatannya, kita budidayakan di madrasah kita dan kita olah untuk diambil manfaatnya," tambahnya.
Dalam kegiatan itu, setelah bercerita panjang lebar tentang pengalamannya sebagai penjual jamu, Mbok Dwi mempraktikkan pembuatan jamu beras kencur instan. “Pertama, bersihkan dulu kencurnya, dikupas dan dicuci, setelah itu diblender bersama air dan disaring untuk diambil airnya, air hasil perasan/saringan dimasak sampai mendidih, di tambah tepung beras dan ditambah gula dan diaduk terus sampai mengkristal," jelasnya. “Setelah mengkristal, angkat dan diamkan hingga dingin kemudian baru diblender lagi agar lembut,” tambahnya.
Kegiatan itu berlangsung selama kurang lebih satu setengah jam, para guru pulang dan tak lupa membawa produk hasil praktik pembuatan jamu beras kencur instan yang sering di pasarkan melalui media online tersebut. (iyp)
Penulis : MIN Karangmojo/MIN 9
Editor : Siti Nurafrianti