Ngawen (MIN 12 Gunungkidul) -- Sebanyak empat guru dari MIN 12 Gunungkidul mengikuti kegiatan Program Induksi Guru Pemula Madrasah (PIGPM) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul. Keempat guru tersebut terdiri atas satu guru CPNS, yakni Andri Fajar Triyono serta tiga guru PPPK yaitu Kaminem, Wasimin dan Suyanto. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kankemenag Gunungkidul, Mukotip pada Rabu (5/11/2025) di aula PLHUT Kankemenag Gunungkidul.
Program yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu s.d Jumat (5-7/11/2025) ini bertujuan memberikan pembinaan, pendampingan, dan penguatan kompetensi bagi para guru pemula madrasah. Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu melaksanakan tugas profesionalnya dengan baik, sesuai dengan standar kompetensi guru di lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, Mukotip menekankan pentingnya penanaman lima nilai dasar ASN Kementerian Agama, yakni Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Integritas, Profesionalitas, Tanggung jawab, dan Keteladanan. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama bagi setiap ASN Kemenag dalam menjalankan tugas pelayanan dan pendidikan, khususnya di madrasah yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan induksi sebagai langkah awal pembentukan karakter profesional guru madrasah. “Guru pemula perlu dibimbing agar memiliki pemahaman mendalam tentang budaya kerja, tanggung jawab, serta etika profesi di lingkungan madrasah," ujarnya.
Kegiatan PIGPM Tahun 2025 ini juga menjadi momentum penting bagi para guru baru MIN 12 Gunungkidul untuk memperkuat komitmen dan dedikasi mereka dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
Penulis : MIN Jurangjero/MIN 12
Editor : Putri HS