Ngawen (MIN 12 Gunungkidul) -- Salah satu guru dari MIN 12 Gunungkidul mengikuti kegiatan Lokakarya Pengenalan dan Praktik Sumber Pembelajaran Terbuka yang diselenggarakan oleh Creative Commons Indonesia bekerja sama dengan Wikimedia Indonesia, Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, dan Komunitas Sumringah.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin, (26/5/2025) ini dilaksanakan di Aula Kemenag Gunungkidul dan dihadiri oleh puluhan guru dari berbagai madrasah. Lokakarya ini bertujuan untuk mengenalkan konsep sumber pembelajaran terbuka (Open Educational Resources/OER) serta praktik pemanfaatannya dalam kegiatan pembelajaran.
Pemateri utama, Mohamad Akyas, S.H yang merupakan pegiat sumber pembelajaran terbuka dari MIN 1 Gunungkidul, memberikan paparan mengenai pentingnya akses terbuka dalam dunia pendidikan serta cara mengakses dan memanfaatkan sumber-sumber tersebut secara legal dan etis.
Kegiatan ini juga dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kabupaten Gunungkidul H. Supriyanto S.Ag MSI, serta sambutan dari Pengawas Pembina KKGMI Kabupaten Gunungkidul 2, Purwata S.Ag MSI.
Guru dari MIN 12 Gunungkidul aktif mengikuti sesi diskusi dan praktik langsung mengenai lisensi terbuka, platform pembelajaran digital, serta kontribusi konten ke Wikipedia dan Wikimedia Commons. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menyusun dan memanfaatkan bahan ajar yang lebih variatif dan inklusif.
Dengan mengikuti lokakarya ini, MIN 12 Gunungkidul berkomitmen untuk terus mengembangkan budaya berbagi dan kolaborasi dalam dunia pendidikan, sejalan dengan semangat keterbukaan informasi dan peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah.(slm/lcv)
Penulis : MIN Jurangjero/MIN 12
Editor : Putri HS