Wonosari (MIN 1 Gunungkidul) - Mohamad Akyas SH merupakan salah satu peserta pelatihan daring intensif pembuatan bahan ajar terbuka yang di selenggarakan oleh Creative Commons Indonesia (CCID) yang bekerjasama dengan Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Open Learning Centre (SEAMEO SEAMOLEC).
Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari program pelatihan Sumber Pembelajaran Terbuka (SPT) sebelumnya yang terselenggara pada tahun 2020 dan 2022. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan dan penggunaan Sumber Pembelajaran Terbuka (SPT).
Pelatihan ini ditujukan bagi pendidik formal maupun informal di Indonesia yang pernah membuat bahan ajar daring, pelatihan ini terbuka untuk dosen, guru, pelatih guru (teacher trainer), pengajar di komunitas, pendidik homeschooling, ataupun pekerja sosial dan aparatur negara bidang pendidikan.
Mohamad Akyas bisa masuk ke tahap Pelatihan Sumber Pembelajaran Terbuka 3.0 yang artinya pelatihan ini sudah 10 besar peserta terbaik untuk di ambil 3 terbaik.
Fitriayu Penyalai, S.Hum dari Project Manager Adicita CCID mengucapkan selamat kepada Mohamad Akyas SH Guru MIN 1 Gunungkidul yang telah masuk 10 besar mewakili Kabupaten Gunungkidul, ia berharap semangatnya di tularkan kepada tenaga pendidik yang lain untuk meningkatkan kompetensinya dalam mengemban tugas mulia mencerdaskan anak bangsa.
Hasil Pelatihan di diseminasikan kepada peserta KKGMI Kabupaten Gunungkidul 2 pada Senin, (26/5/2025) di Wonosari.
Mohamad Akyas bersyukur mendapat kesempatan lolos ketahap 10 besar dan bahagia bisa berbagi ilmunya untuk meningkatkan Pendidikan. (isb)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Putri HS