Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Dalam rangka mengoptimalkan program Jogja Madrasah Digital, guru MIN 1 Gunungkidul yaitu Novan Hariansyah, Lc., mengikuti program penguatan madrasah digital yang diadakan oleh Kanwil Kemenag DIY. Kegiatan ini diadakan di Aula MTsN 1 Yogyakakrta pada hari Kamis (23/2/2023).
Acara tersebut dibuka oleh Kasi Guru Edi Purwanto, S.Pd, M.Pd.Si. Dalam sambutannya Edi menyampaikan bahwa acara ini perlu untuk dilaksanakan karena termasuk dalam program Menteri Agama yaitu digitalisasi layanan. termasuk didalamnya digitalisasi layanan di madrasah. Menurutnya e-learning yang diluncurkan oleh pusat, dirasa belum cukup. Karena itu Kanwil Kemenag Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan sendiri Jogja Madrasah Digital. Konten-konten yang ada bukan hanya mapel umum akan tetapi juga mapel agama. Selain itu JMD sendiri tidak hanya digunakan untuk pembelajaran, namun juga bisa digunakan untuk keperluan lain seperti layanan PTSP Madrasah.
Di akhir sambutannya, ia menuturkan bahwa penggunaan JMD ini wajib dilakukan oleh semua guru yang ada di Madrasah. maka dari itu ia mengharap para peserta yang hadir dalam acara ini dapat memotivasi dan mengajarkan kepada guru-guru di madrasahnya masing-masing penggunaan aplikasi JMD ini. Setidaknya guru-guru di Madrasah dapat melakukan 3 hal penting melalui aplikasi ini yaitu posting materi, absen siswa, dan juga catatan selama pembelajaran.
Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi sosialisasi penguatan Jogja Madrasah Digital yang dibawakan oleh Rio Winanta Tanjung, ST. Dalam pemaparannya Rio menjelaskan tentang bagaimana melakukan posting materi, absen siswa dan juga bagaimana cara memberi catatan dalam pembelajaran. Yang mana ketiga hal tersebut menjadi kewajiban minimal bagi guru-guru yang ada di Madrasah sebagai wujud dukungan terhadap program digitalisasi Madrasah yang dicanangkan oleh Kanwil Kemenag DIY. (nov/fkn)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Siti Nurafrianti