Guru dan Karyawan MIN 6 Gunungkidul Ikuti Syawalan Korwil Biddik Tepus, Perkuat Sinergi Pendidikan

  Minggu, 05 April 2026    Bacakan Berita     10 
Foto Guru dan Karyawan MIN 6 Gunungkidul Ikuti Syawalan Korwil Biddik Tepus, Perkuat Sinergi Pendidikan
Pelaksanaan Syawalan keluarga besar Korwil Biddik Kapanewon Tepus Pada Rabu ( 1/4/2026 ) di GOR JAN VINK SLB Puspa Melati Tepus

Tepus (MIN 6 Gunungkidul) – Guru dan karyawan MIN 6 Gunungkidul mengikuti kegiatan syawalan keluarga besar Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan (Korwil Biddik) Kapanewon Tepus pada Rabu (1/4/2026) di Gedung Olahraga JAN VINK SLB Puspa Melati Tepus, Gunungkidul.

Kegiatan ini diikuti oleh tenaga pendidik dari berbagai jenjang, mulai dari PAUD, TK, hingga SD/MI se-Kapanewon Tepus. Acara berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sebagai bagian dari tradisi halal bihalal pasca Hari Raya Idulfitri 1447 H.

Syawalan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul atau yang mewakili, Ketua PGRI Kabupaten Gunungkidul, Panewu Kapanewon Tepus, Kapolsek, Koramil, Kepala KUA, Kepala Puskesmas, para lurah, serta kepala sekolah/madrasah dan guru/karyawan se-Kapanewon Tepus.

Mengusung tema “Sucikan Hati, Jalin Silaturahmi, dan Pererat Ukhuwah dalam Indahnya Kebersamaan, Bangun Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu”, kegiatan ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antartenaga pendidik dan pemangku kepentingan, sekaligus membangun sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Kapanewon Tepus.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan gema wahyu ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya tiga stanza, sambutan Ketua Panitia, Korwil Tepus, Panewu Tepus, ikrar syawalan, sambutan Ketua PGRI Kabupaten Gunungkidul, serta pengajian syawalan yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Mardiansyah.

Dalam tausiahnya, Ustadz Muhammad Mardiansyah menyampaikan tentang empat karakter dasar manusia berdasarkan teori temperamen, yaitu sanguinis, koleris, melankolis, dan plegmatis. Ia menjelaskan bahwa setiap tipe memiliki kelebihan dan kekurangan yang memengaruhi emosi, pola pikir, serta perilaku sosial seseorang.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pendidikan yang mampu memahami karakter setiap anak, sehingga potensi dan bakat yang dimiliki dapat ditemukan dan dikembangkan secara optimal sesuai karakter masing-masing.

Kegiatan ditutup dengan doa. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antarlembaga pendidikan dan instansi terkait, serta tercipta semangat kebersamaan dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kapanewon Tepus. (End)

Penulis : Min Tepus/MIN 6

Editor : Putri HS

Facebook Kemenag Gunungkidul