Sleman (MIN 7 Gunungkidul) -- Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) dan Madrasah Fest tingkat Provinsi Yogyakarta yang kali ini berpusat di wilayah Kabupaten Sleman resmi di tutup. Kamis, (7/3/2024) Merupakan hari terakir kompetisi, MIN 7 Gunungkidul mengirimkan perwakilan dari cabang bulu tangkis dan catur putri.
Bulu tangkis diwakili oleh ananda Muh. Anshorul Muhaimin (VI) bersama Nayla Anindya (IV) dan Titania Mukti Hidayat untuk catur putri. Bulu tangkis sesi semifinal digelar di GOR Margo Agung kemudian cabor catur di MIN 1 Sleman. Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 07.30 WIB kontingen MIN 7 Berangkat dari Sumberejo, Kapanewon Patuk ba’da salat subuh kurang lebih pukul 05.00 WIB.
Pertandingan bulu tangkis dengan penuh perjuangan berhasil merebut medali perunggu dan cabor catur menempati posisi harapan pertama dengan total poin 2,5 yang dihasilkan dalam pertandingan 5 ronde. Seluruh kegiatan PKM dan Madrasah Fest selesai kurang lebih pukul 15.00 WIB. Acara ditutup dengan pembagian hadih dan piagam penghargaan dari panitia. Menurut data dari panitia, tahun ini ajang PKM dan Madrasah Fest diikuti kurang lebih 1.200-an peserta yang terbagi dalam 42 cabang lomba dan melibatkan 126 dewan juri serta 42 panitia.
Sunaryanti, S.Pd.I., selaku Kepala MIN 7 Gunungkidul, merasa bangga sekaligus bahagia dengan seluruh prestasi yang berhasil diraih. “Sangat bangga rasanya, terlebih ketika foto bersama anak-anak setelah pembagian hadiah. Semoga prestasi ini dapat menambah semangat seluruh warga MIN 7 Gunungkidul dalam kegiatan belajar-mengajar kedepan”, tuturnya.
Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) dan Madrasah Fest Tingkat DIY dinilai menjadi ajang tepat sebagai sarana pembuktian Pancaprestasi Madrasah. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, Dr Masmin Afif, saat membuka PKM dan Madrasah Fest Tingkat DIY, Rabu (6/3/2024) yang digelar di Madrasah Integrasi Sleman yaitu komplek MTsN 6, MAN 3 dan MIN 1 Sleman. Maksud pancaprestasi diatas adalah Prestasi Akademik, Akhlak Mulia, Ketrampilan, Seni dan Olahraga, dan Budaya Sosio Kultural, karena seluruh cabang lomba memiliki nilai/value yang bertujuan menciptakan serta menumbuh kembangkan aspek pancaprestasi tersebut. (ph)
Penulis : MIN Patuk/MIN 7
Editor : Siti Nurafrianti