Gemuruh Ombak Laut Mewarnai Kata Pamit Guru MIN 6 Gunungkidul

  Sabtu, 18 Januari 2020    Bacakan Berita     2116 
Foto Gemuruh Ombak Laut Mewarnai Kata Pamit Guru MIN 6 Gunungkidul

Tepus (MIN 6 Gunungkidul) – Mutasi pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul berdampak pada Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di MIN 6 Gunungkidul. Dengan diterimanya SK mutasi oleh Ismail Afandi Hidayatulloh guru kelas dua MIN 6 Gunungkidul yang dimutasi ke MIN 7 Gunungkidul sampai saat ini belum ada penggantinya, sehingga perlu ada guru pengganti sementara untuk mengampu kelas yang ditinggalkannya.

Sementara itu, setelah hampir tiga minggu Ismail pindah tugas ke MIN 7 Gunungkidul baru hari ini pelepasan/ perpisahan oleh MIN 6 Gunungkidul di Pantai Pok Tunggal Tepus, Sabtu (18/1/2020). Acara ini dihadiri oleh semua guru dan pegawai serta Kepala MIN 6 Gunungkidul.

Diwarnai dengan gemuruh ombak  dan indahnya Pantai Pok Tunggal, Ismail menyampaikan kata pamit, harapan dan permohonan maaf selama bertugas di MIN 6 Gunungkidul baik secara pribadi maupun kedinasan kepada semua yang hadir terlebih kepada Kepala Madrasah, Hasan As’ari. Selanjutnya disampaikan permohonan doa supaya dalam menjalankan tugas di tempat yang baru bisa meningkatkan kinerjanya.

Menananggapi kata pamit Ismail, Kepala MIN 6 Gunungkidul, Hasan As’ari menyampaikan, “Bagi semua pegawai/ Aparatur Sipil Negara (ASN) mutasi pegawai adalah hal yang wajar, jangan dipandang itu sebagai musibah bagi ASN, sesuai dengan sumpah dan janji yang kita ucapkan pada waktu pelantikan dulu, salah satunya bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Indonesia. Sehingga kalau sekarang diberikan kesempatan pada Pak Ismail, mungkin dilain kesempatan kita yang mendapat giliran, dan itu adalah hal yang biasa bukan yang istimewa," paparnya.

Acara diakhiri dengan ucapan selamat dan jabat tangan dari semua yang hadir kepada Ismail, dilanjutkan dengan ramah tamah dan makan siang bersama di Rumah Makan Galih Wangi Pantai PoK Tunggal,  dimana acara itu dilaksanakan.

"Tidak ada seorang pun yang mengharapkan perpisahan itu terjadi karena kebersamaan kita selama ini, namun karena dipisahkan oleh Surat Tugas (SK) semua tidak bisa kita hindari. Tapi meskipun kita dipisahkan oleh tugas namun hubungan kekeluargaan harus tetap kita jalin bersama, “pungkas pemandu acara kegiatan, Suyanto. (art).

Penulis : Min Tepus/MIN 6

Editor : Siti Nurafrianti

Facebook Kemenag Gunungkidul