Wonosari (MTsN 4 Gunungkidul) – Tradisi membaca kitab kuning atau Gema Kitabku di MTsN 4 Gunungkidul tetap menjadi kegiatan favorit pembiasaan di kalangan siswa. Dengan fokus pada kitab Alala dan Safinatunnajah, para siswa antusias mendalami ilmu agama dan etika yang terkandung di dalamnya.
Kegiatan Gema Kitabku ini rutin diadakan setiap minggu dua kali. Kitab Alala, yang berisi nasihat-nasihat tentang mencari ilmu, dan kitab Safinatunnajah, yang membahas tentang dasar-dasar ilmu fikih, menjadi dua kitab yang paling diminati.
Salah satu siswa menyampaikan rasa senang bisa mengikuti kegiatan Gema Kitabku dan mengatakan mendapatkan banyak ilmu dan pemahaman baru tentang agama Islam.
Kepala MTsN 4 Gunungkidul, Ngadiyan, S.Pd.I M.SI memberikan apresiasi atas antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan Gema Kitabku. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya madrasah untuk menanamkan nilai-nilai agama dan karakter yang kuat pada siswa.
"Kami ingin siswa-siswa kami tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang mendalam dan karakter yang mulia," ungkapnya.
Para guru juga berperan aktif membimbing siswa dalam memahami isi kitab kuning. Mereka memberikan penjelasan, menjawab pertanyaan, dan memfasilitasi diskusi.
Kegiatan Gema Kitabku ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa tentang agama Islam, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar siswa. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terasa kental di setiap pertemuan.
Dengan adanya kegiatan Gema Kitabku ini, diharapkan siswa MTsN 4 Gunungkidul dapat menjadi generasi muda yang berilmu, berakhlak mulia, dan berbakti kepada agama, bangsa, dan negara.
Penulis : MTsN Wonosari/MTsN 4
Editor : Putri HS