Rongkop (MTsN 9 Gunungkidul) – MTsN 9 Gunungkidul terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan peran keluarga melalui program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Bekerja sama dengan Kapanewon Rongkop, madrasah menggelar sosialisasi GATI yang diikuti oleh guru, dan orang tua murid kelas VII dan VIII di aula madrasah pada Kamis, (24/7/2025).
Hadir mewakili Kapanewon Rongkop, Penewu Anom Kardiyono S.IP MM menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak demi menciptakan generasi yang sehat secara fisik, mental, dan spiritual. “Keterlibatan ayah bukan hanya soal pemenuhan ekonomi, tapi juga soal kehadiran, perhatian, dan tanggung jawab dalam mendampingi tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Sosialisasi disampaikan oleh Kukuh Budi Prasetyo, S.Psi, Koordinator PKB Kapanewon Rongkop, yang memaparkan materi terkait urgensi GATI. Berdasarkan data yang disampaikan, Indonesia menghadapi kondisi darurat “fatherless” atau kehilangan peran ayah, yang berdampak pada meningkatnya risiko masalah kesehatan mental, perilaku menyimpang, hingga ketimpangan identitas anak.
Dalam pemaparannya, Kukuh menjelaskan bahwa GATI bertujuan untuk mendorong keterlibatan aktif para ayah dan calon ayah dalam pengasuhan, termasuk remaja laki-laki sebagai generasi calon ayah masa depan. “Ayah harus hadir secara fisik dan emosional. Anak membutuhkan figur ayah yang mampu bermain, mendengar, membimbing, dan menjadi teladan,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi langkah awal MTsN 9 Gunungkidul dalam membangun kolaborasi dengan lembaga dan komunitas untuk memperkuat ketahanan keluarga.
Wakil kepala madrasah urusan Humas, Nuruddin Hidayat, menyampaikan bahwa peran keluarga, khususnya figur ayah, sangat krusial dalam pendidikan karakter siswa. “Madrasah dan keluarga harus berjalan beriringan. Jika ayah hadir dalam proses ini, anak akan tumbuh lebih kuat dan siap menghadapi masa depan,” tuturnya.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran orangtua, khususnya ayah, semakin meningkat untuk terlibat aktif dalam pengasuhan anak-anak mereka di tengah tantangan zaman yang kian kompleks. (nh)
Penulis : MTsN Rongkop/MTsN 9
Editor : Putri HS