Wonosari (KUA Wonosari) - KUA Wonosari menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Program Revitalisasi yang diselenggrakan atas kerja sama KUA Wonosari dengan Kanwil Kemenag DIY dan Kemenag Gunungkidul. Hadir dari Bidang Urusan Agama Islam Kemenag DIY, H. Imam Khoiri, S.Ag. ME dan Dr. H. Halili, M.Si, Kepala Kemenag Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA , Kasi Bimas Islam Kemenag Gunungkidul H. Zuhdan Aris, S.Ag. MA , Kepala KUA Wonosari Harsono, S.Ag. M.S.I dan seluruh ASN KUA Wonosari.
FGD diselenggarakan di RM Sekar Kusuma Wonosari, Senin (21/3/2022) dengan membahas 10 poin tugas fungsi KUA yang juga sejalan dengan Kebijakan Prioritas Menag Yaqut Cholil Qoumas.
Kepala Kemenag Gunungkidul, Sa’ban Nuroni menjelaskan bahwa KUA Revitalisasi yaitu terjadinya transformasi dalam pelayanan dan fasilitas. KUA yang tadinya formalistik menjadi menyesuaikan dengan yang dibutuhkan masyarakat. Dari KUA yang pasif menjadi aktif responsif, peka terhadap kebutuhan yang diinginkan masyarakat.
Sementara itu, Imam Khoiri mengatakan bahwa KUA adalah etalase pelayanan publik Kemenag, karena itu pelayanan KUA harus baik. "Adapun alasan KUA perlu perbaiki yaitu, KUA sebagai unit layanan terdepan kemenag, adanya kebutuhan dan harapan publik agar pelayanan KUA prima, KUA perlu penyempurnaan standar pelayanan yang bisa diaplikasikan dari semua KUA dan perbaikan pelayanan menjadi salah satu fokus utama kebijakan kemenag,” ujar Imam Khoiri dalam pemaparannya.
Halili menambahkan bahwa kehendak revitalisasi adalah mewujudkan KUA menjadi layanan pusat yang prima, kredibel (bisa dipercaya) dan moderat, guna mewujudkan kualitas umat beragama.
Diskusi diakhiri dengan usulan program unggulan KUA Wonosari yang dapat mendukung program revitalisasi KUA.
Penulis : KUA Wonosari
Editor : Andi Eko