Magelang (MIN 8 Gunungkidul) - Hal yang sangat penting dan fundamental dalam sebuah lembaga adalah solidaritas dan rasa kekeluargaan dari setiap anggota dan pimpinannya. Hal itu akan menentukan kemajuan dan perkembangan lembaga, mengingat banyaknya tantangan yang sering dialami. Sebagai bentuk peningkatan solidaritas dan rasa kekeluargaan antar guru dan pegawai, MIN 8 Gunungkidul mengadakan special event berupa family gathering di tempat wisata Ketep Pass, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu siang (21/12).
Sebelumnya, rombongan MIN 8 Gunungkidul berangkat dari Semanu menuju Kanwil Kemenag DIY untuk mengikuti acara jalan sehat kerukunan dalam rangka HAB ke 74 Kementerian Agama. Setelah selesai, rombongan melanjutkan perjalan menuju Ketep Pass. Sesampainya di lokasi, rombongan menikmati sajian hamparan pemandangan yang indah ditambah sejuknya semilir udara pegunungan. Suasana yang nyaman menambah kehangatan bercengkrama antarguru dan pegawai MIN 8 Gunungkidul.
Kepala MIN 8 Gunungkidul, Mulat Viriyanto, memaparkan bahwa keakraban menjadi landasan bagi peningkatan kualitas kerja. Setelah berjibaku dengan puncak penilaian, guru dan pegawai bersama-sama me-refresh kerja otak dalam kegiatan berbingkai penuh rasa kekeluargaan. "Diharapkan family gathering ini akan semakin mempersolid kerja tim, rasa persaudaraan, dan memperkuat karakter sebagai pendidik dan tenaga kependidikan yang bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan dan pendidikan di MIN 8 Gunungkidul," ungkapnya.
Tidak cukup hanya di Ketep Pass, rombongan MIN 8 Gunungkidul melanjutkan perjalanan menuju Taman Wisata Kopeng, Jawa Tengah. Sama halnya ketika di wisata Ketep Pass, rombongan juga kembali menikmati suguhan keindahan alam sembari bercengkrama ria. “Seru sekali. Ini pengalaman pertama bisa liburan bersama semua guru dan pegawai MIN 8 Gunungkidul. Semoga dengan adanya family gathering ini, keakraban semakin erat sehingga bersama-sama dapat memajukan MIN 8 Gunungkidul,” komentar Ema Triwahyuni, salah satu guru MIN 8 Gunungkidul. (tna)
Penulis : MIN Semanu/MIN 8
Editor : Andi Eko