Wonosari (Kemenag Gunungkidul) – Dalam rangka mendukung program keluarga maslahat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul dalam hal ini Seksi Bimas Islam bersama Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) menyelenggarakan kegiatan yang dikemas dalam bentuk Bimbingan Perkawinan di KUA Wonosari, Kamis (23/11/2023).
Kepala Kemenag Gunungkidul, Drs. H. Sa’ban Nuroni, MA., yang juga sebagai Ketua PCNU menjelaskan kegiatan ini adalah bentuk bahwa NU ingin menguatkan perannya dalam membina keluarga yang sakinah, mawaddah, warrohmah juga maslahat. “InsyaAllah panjenengan mengikuti bimbingan perkawinan calon pengantin ini menjadi bekal, karena ini sudah difasilitasi dengan ilmu untuk bagaimana membangun keluarga yang sakinah dan keluarga yang maslahat,” kata Sa’ban.
Sebelumnya, Ketua Satgas GKMNU Kabupaten Gunungkidul, Abul Syafek Khosim, S.Sos.I., berharap agar peserta lebih mendalami materi-materi yang akan disampaikan, salah satunya tentang manajemen keuangan dan materi yang lain. Karena hal-hal tersebut sangat dibutuhkan sebagai komponen dalam menunjang keberlangsungan rumah tangga agar tercipta keluarga yang sakinan, mawaddah, wa rahmah.
Adapun materi yang disampaikan antara lain mempersiapkan keluarga sakinah, menjaga kesehatan reproduksi, mengelola keuangan keluarga, mengelola psikologi dan dinamika keluarga, dan mempersiapkan generasi berkualitas.
Kegiatan ini merupakan salah satu program Kemenag dengan berangkat dari konsep bimbingan calon pengantin yang diinisiasi Alissa Wahid melalui Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) NU PW NU DIY. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mencegah kejadian stunting pada pasangan muda.
Turut hadir pada kegiatan ini, Kasi Bimas Islam Kemenag Gunungkidul, H. Zuhdan Aris, S.Ag., MA., Kepala KUA Wonosari, H. Muthohar, S.Ag., M.A., serta staf dari Seksi Bimas Islam. (sfa/sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Andi Eko