Wonosari (KUA Wonosari) - Sebagai bentuk dukungan dalam meningkatkan kesehatan remaja dalam mencegah kejadian bunuh diri, Penyuluh Agama KUA Wonosari Aminudin Rosjid dan Vitra Ariningtyas menghadiri Workshop Pendidikan Kesehatan Mental pada Remaja Program Sejati, “Sehat Jiwa dan Berprestasi”, yang diselenggarakan oleh STIKES Notokusumo di Balai Dusun Jatirejo Kalurahan Gari, Rabu (8/11/2023).
Workshop ini merupakan sesi lanjutan dibidang lintas sektoral yang sebelumnya telah diadakan kegiatan serupa dengan mengundang sesi remaja dan sesi orang tua. Kegiatan ini merupakan Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) dengan tema "P2MD Sejati: Sehat Jiwa dan Berprestasi". Kegiatan ini merupakan hibah proposal dari Kemendikbud yang diusulkan BEM Mahasiswa STIKES Notokusumo.
Dosen STIKES Notokusumo Brigita S.Kep. M.Kep menyampaikan latar belakang kegiatan ini ditujukan untuk menghadapi kesehatan mental remaja dalam menangani masalah. “Melihat saat ini kesehatan mental sedang marak dikalangan remaja, sehingga apabila tidak ditangani secara tepat, maka dapat menggiring remaja untuk mencari pelarian ke hal-hal yang dapat merugikan diri mereka, seperti narkoba, depresi, mengasingkan diri, kecemasan dan sebagainya,” jelasnya.
Penyuluh Agama Islam KUA Wonosari Aminudin mendukung kegiatan ini agar menjadi perhatian bahwa kesehatan yang dijaga tidak selalu fisik, tetapi juga termasuk kesehatan mental dan jiwa. “Bagaikan gunung es yang hanya terlihat kecil dipermukaan, padahal inti masalahnya ada di bawah permukaan yang tidak terlihat. Apabila kesehatan mental dan jiwa tidak ditangani dengan benar, maka akan menjadi bom waktu bagi si penderita,” ujarnya.
Penulis : KUA Wonosari
Editor : Andi Eko