Paliyan (KUA Paliyan) - Dalam rangka menyukseskan progam Simulasi Manasik Haji Siswa Sekolah/ Madrasah sebagaimana surat edaran bersama Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul dan Balai Pendidikan Menengah Kabupaten Gunungkidul, KUA Paliyan menyelenggarakan Simulasi Manasik Haji yang dipusatkan di Lapangan Karangduwet Paliyan, Rabu (12/6/2024).
Pada pelaksanaannya, acara yang mengangkat tema "Manasik Haji Membangun Generasi Gunungkidul Berkarakter" ini diikuti oleh pelajar jenjang SD/MI dan SMP/MTs se-Kapanewon Paliyan. Total ada 312 pelajar dari 29 sekolah/ madrasah yang mengikuti kegiatan tersebut dan secara resmi dibuka oleh Panewu Paliyan, H. Dasno S.IP. MM. "Saya berharap anak-anak pelajar bisa mengikuti dengan baik semua kegiatan yang bagus ini dan semoga anak-anak kelak bisa benar-benar berhaji di tanah suci Makkah al Mukarromah," ucap Panewu.
Pada teknis implementasi simulasi manasik, KUA Paliyan membagi 312 pelajar dalam 5 kloter dengan rata-rata 60 siswa perkloter. Adapun tiap kloter didampingi pembimbing haji sebanyak tiga pembimbing. Usai acara pembukaan, para peserta berkumpul di depan Balai Padukuhan Tahunan untuk melaksanakan miqat beserta niat. Selanjutnya, kloter 1 berangkat melaksanakan Thawaf, Sa'i, diikuti kloter selanjutnya dengan jeda sekitar 7 menit antarkloter. Dengan begitu, diharapkan akan tercapai pemahaman manasik secara lebih baik.
Sebelumnya, Penyuluh KUA Paliyan membuat buku khusus panduan manasik haji yang berisi 12 lembar dan dibagikan kepada pembimbing dan juga peserta, sehingga selama perjalanan manasik, para peserta dapat mampraktikkan doa dan urutan manasik umrah maupun haji secara urut.
Dalam kesempatan ini, Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul H. Supriyanto S.Ag MSI bersama Plh. Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, H. Harsono S.Ag. MSI melaksanakan monitoring di lapangan. Supriyanto mengapresiasi konsep teknis yang diformulasikan panitia dan berhasil dilaksanakan dalam simulasi manasik haji KUA Paliyan. "Konsep praktik perkloter secara utuh dan mendalam bisa dijalankan dengan baik, sehingga bisa memberikan pemahaman dengan ditunjang seperti bimbingan khusus serta dipandu oleh panitia melalui sound utama untuk pengaturan jeda antar kloter," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala KUA Paliyan H. Sakijan S.Ag berharap, kegiatan rintisan ini bisa berjalan berkesinambungan. "Saya mendengar masukan dari para kepala sekolah/ madrasah, juga bapak Korwil Biddik, bahwasanya para orang tua senang dengan kegiatan ini, dan harapannya bisa dilaksanakan kembali," pungkasnya.
Penulis : KUA Paliyan
Editor : Andi Eko