Wonosari (MIN 3 Gunungkidul) — Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) MIN 3 Gunungkidul mengikuti kegiatan Program Induksi Guru Pemula Madrasah (PIGPM) hari pertama yang berlangsung di Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul, Rabu (5/11/2025).
Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama tiga hari, Rabu–Jumat (5–7/11/2025), diikuti oleh 115 guru madrasah dari jenjang MTs dan MA se-Kabupaten Gunungkidul. Program ini bertujuan memberikan pembinaan, pendampingan, serta penguatan kompetensi bagi para guru pemula agar mampu melaksanakan tugas profesional secara optimal di lingkungan madrasah.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Mukotip, menekankan pentingnya penanaman lima nilai dasar ASN Kementerian Agama, yaitu Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Integritas, Profesionalitas, Tanggung Jawab, dan Keteladanan. “Nilai-nilai ini menjadi fondasi utama bagi setiap ASN Kemenag dalam menjalankan tugas pelayanan dan pendidikan, khususnya di madrasah yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Mukotip menjelaskan bahwa kebijakan dan program Kementerian Agama di tingkat kabupaten meliputi bidang pendidikan madrasah dan keagamaan, bimbingan masyarakat Islam, penyelenggaraan haji dan umrah, urusan agama Islam, serta pembinaan kerukunan umat beragama.
Mukotip juga menegaskan bahwa visi dan misi Kementerian Agama sejalan dengan semangat pelaksanaan PIGPM, yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi profesional guru, tetapi juga pada penanaman nilai-nilai moderasi beragama dalam setiap praktik pendidikan. “Moderasi beragama bukan berarti mengurangi nilai-nilai agama, tetapi justru memperkuat pemahaman keagamaan yang toleran, adil, dan seimbang. Guru madrasah harus menjadi agen moderasi, mengajarkan bahwa beragama secara moderat berarti menolak ekstremisme dan intoleransi,” tandasnya
Pada hari pertama, peserta menerima materi Growth Mindset dan Konsep Pembelajaran Mendalam yang disampaikan oleh Wagiran dan Sri Kusrini, selaku pengawas madrasah Kabupaten Gunungkidul.
Salah satu peserta, Joko Suseno, CPNS dari MIN 3 Gunungkidul, tampak antusias mengikuti setiap sesi. Ia menunjukkan semangat belajar dan kesiapan berkontribusi di lingkungan madrasah. “Kami merasa lebih memahami peran kami sebagai ASN di madrasah, terutama dalam menjaga integritas dan membangun lingkungan kerja yang profesional,” ungkapnya.
Penulis : MIN Semin/MIN 3
Editor : Putri HS