Ngawen (MIN 1 Gunungkidul) --- Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia merupakan penilaian kompetensi mendasar terhadap seluruh murid madrasah jenjang MI, MTs dan MA sebagai alat ukur untuk mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. Sasaran AKMI bukan pada siswa tingkat akhir di suatu jenjang melainkan di bawahnya, yaitu kelas 5 untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah, kelas 8 untuk jenjang Madrasah Tsanawiyah dan Kelas 11 untuk jenjang Madrasah Aliyah. AKMI memiliki tujuan sebagai basis data perbaikan pembelajaran di Madrasah untuk membentuk kompetensi ideal di masa yang akan datang.
Menanggapi urgensi dari Asesmen tersebut, Kementerian Agama mengadakan seleksi penulis instrumen AKMI. Pendaftar bisa berasal dari pengawas madrasah maupun guru dan dapat memilih salah satu dari empat literasi AKMI. Keempat literasi tersebut adalah: Literasi Membaca, Literasi Numerasi, Literasi Sains dan Literasi Sosial Budaya. Sebelum pengumuman seleksi tahap 1, panitia mengadakan kegiatan pengantar dari Kasubdit Kurikulum yang disiarkan melalui kanal YouTube AKMI Kemenag. Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd. selaku Kasubdit Kurikulum memberikan pengantar sekaligus evaluasi proses seleksi penulis soal AKMI tahun 2022. Ahmad memberikan pengantar tentang pentingnya AKMI yang menyangkut nasib masa depan anak bangsa. "Melalui AKMI, kita mendapatkan data diagnostik. Bagaimana kemampuan anak anak bisa diukur kebutuhannya sehingga bisa membentuk kompetensi. Nantinya dari hasil AKMI ini akan kami gunakan sebagai kebijakan perubahan pola pendidikan" ucapnya. Ahmad berharap siswa madrasah mampu menjadi Complexing Problem Solver yaitu memiliki keterampilan belajar yang tinggi, mengembangkan wawasan, mengenali masalah di sekitarnya dengan baik hingga mengatasinya.
Fuatul Khakim, S.Pd.I. MSI. selaku Kepala MIN 1 Gunungkidul mengapreasiasi kepada 3 guru MIN 1 Gunungkidul yang berhasil lolos seleksi tahap 1 penulisan soal AKMI 2022. "Tantang hambatan, miliki kemauan untuk belajar yang tinggi dan saling mengelaborasi antar sesama penyusun soal serta selamat mengikuti seleksi" ucapnya. Selanjutnya Fuatul memberikan motivasi dan semangat agar senantiasa mematangkan proses sehingga dapat terpilih menjadi penyusun soal AKMI tahun 2022. (fad/tsa/yas)
Penulis : MIN Ngawen/MIN 1
Editor : Siti Nurafrianti