Semanu (MTsN 3 Gunungkidul) – Suasana khidmat menyelimuti musala MTsN 3 Gunungkidul pada siang hari ini. Ratusan siswa bersama para guru dan pegawai melaksanakan ibadah salat zuhur berjamaah sebagai bagian dari upaya berkelanjutan penguatan karakter religius di lingkungan madrasah. Kamis, (8/1/2026).
Pelaksanaan salat berjamaah kali ini terasa istimewa karena Kepala MTsN 3 Gunungkidul, Sulaiman, bertindak langsung sebagai imam. Sejak takbiratul ihram hingga doa penutup, suasana ibadah berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan ketenangan.
Kegiatan salat zuhur berjamaah tersebut bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sarana strategis dalam menanamkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan penguatan spiritualitas siswa. Kehadiran kepala madrasah dan para guru yang berbaur bersama siswa saat beribadah menjadi wujud nyata keteladanan dalam praktik pendidikan karakter.
“Kami ingin madrasah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga ruang persemaian akhlak. Melalui salat berjamaah, siswa belajar tentang ketaatan, kebersamaan, serta ketenangan batin,” ungkap Sulaiman.
Kehadiran Kepala Madrasah sebagai imam memberikan motivasi dan nuansa spiritual tersendiri bagi para siswa. Seluruh aktivitas belajar mengajar dihentikan serentak ketika azan berkumandang sebagai bentuk penghormatan terhadap waktu ibadah. Usai salat, kegiatan dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama untuk semakin memperdalam penghayatan nilai-nilai keagamaan.
Para siswa tampak mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan tertib dan penuh kesadaran. Salah satu siswa mengaku merasa lebih tenang dan bersemangat dalam mengikuti pelajaran setelah melaksanakan salat berjamaah di madrasah.
Melalui konsistensi kegiatan keagamaan seperti ini, MTsN 3 Gunungkidul meneguhkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi iman dan akhlak yang kokoh. (kho)
Penulis : MTsN Semanu/MTsN 3
Editor : Putri HS