Playen (Kemenag Gunungkidul) – Bupati Gunungkidul, H. Sunaryanta bersama dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gunungkidul Drs. H. Sa’ban Nuroni,MA., Perwakilan Badan Wakaf Indonesia DIY, Drs. H. Sigit Warsita,MA., Ketua Dewan Masjid Indonesia DIY, Prof. Muhammad, Pimpinan Yayasan Edukasi Wakaf Indonesia Yogyakarta dan Pimpinan Bank Tabungan Negara Syariah cabang Yogyakarta melakukan Panen Perdana Rumput Gajah Program Pemberdayaan Tanah Wakaf yang dikemudian hasil panen tersebut diserahkan kepada Nadzir, Yayasan Busrolana Insan Mulia di Tanah Wakaf Masjid Riyadlush Sholihin, Siyono Tengah, Rabu (6/7/2022) pagi.
Dalam sambutannya Sunaryanta berharap kegiatan ini dapat dikembangkan di beberapa tempat di Gunungkidul. “ Mudah-mudahan dapat dikembangkan dan pada akhirnya akan memberikan dampak yang positif terhadap kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh warga masyarakat Gunungkidul,” harapnya.
Sebelumnya, Kepala Kemenag Gunungkidul, Sa’ban Nuroni menjelaskan kegiatan pada hari ini adalah kelanjutan dari penyerahan bibit rumput gajah yang dilakukan pada saat Hari Amal Bakti ke 76 tahun 2022 beberapa waktu lalu yang diserahkan oleh Bupati kepada tiga kepala KUA, yakni KUA Playen, KUA Wonosari dan KUA Semin. “Sejak saat itu kami terus melakukan koordinasi dan Alhamdulillah tiga bulan lalu dimulailah penanaman rumput di tiga lokasi, pertama ditempat ini yang merupakan tanah wakaf dengan nadzir wakaf Yayasan Busrolana Insan Mulia, yang kedua di Desa Pulutan Kecamatan Wonosari oleh nadzir Yayasan Darul Qur’an Wal Irsyad sejumlah 7000 meter, sementara yang ketiga berada di Kecamatan Semin dengan nadzir dari PCM Muhammadiyah Semin dengan luas kurang lebih 3000 meter,” jelas Sa’ban.
“Kita baru bisa membidik tiga lokasi dan tentunya kedepan seiring dengan berkembangnya Program Wakaf Uang Digital yang dikelola bersama oleh lembaga baik dari perbankan, Yayasan Edukasi Wakaf dan juga dari teman-teman di masing-masing KUA ini semoga bisa mendanai tanah-tanah wakaf yang memang bisa diberdayakan. Semoga langkah kecil ini nantinya menjadi langkah besar dan langkah bersama sehingga tingkat kemiskinan di Kabupaten Gunungkidul semoga bisa sedikit turun. Dan semoga kontribusi pemberdayaan tanah wakaf ini bisa menunjang pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gunungkidul,” imbuhnya.
Perwakilan dari Badan Wakaf Indonesia DIY, Sigit Warsito mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan baik dari pemerintah daerah Kabupaten Gunungkidul dan Kemenag Gunungkidul sehinggal program ini dapat benar-benar terlaksana. “Selama ini sering menjadi wacana, Alhamdulillah di Gunungkidul ini sudah menjadi realita mudah-mudahan dari yang kecil ini kemudian akan menyebar ke seluruh Indonesia. Semoga ini menjadi inspirasi bagi pemberdayaan tanah-tanah wakaf di seluruh Indonesia yang jumlahnya masih sangat banyak dan belum dimanfaatkan secara optimal,” ungkap Sigit. (sna)
Penulis : Siti Nurafrianti
Editor : Andi Eko