Nglipar (KUA Nglipar) - Bertepatan dengan Hari Pahlawan, Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta menghadiri pengajian lintas instansi dan pemerintah kalurahan se-Kapanewon Nglipar putaran ke 60, bertempat di Balai Kalurahan Kedungkeris Kapanewon Nglipar, Jum’at (10/11/2023).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kalurahan Kedungkeris, Polsek, BRI, SMPN 4, BPP, SDN Kwarasan, SDN Sendowo, dan SD Muhammadiyah Kwarasan. Acara diawali tadarus Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 283-286 yang dipandu ASN KUA Nglipar Rahmat Hamdan S.Pd.I SH yang diikuti seluruh peserta pengajian.
Penyelanggara yang diwakili Lurah Kedungkeris Rudi Martono S.Pd menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada para undangan dan terkhusus kepada bupati yang telah menyempatkan hadir dipengajian instansi ini. "Semoga ini bisa menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antarinstansi atau lembanga di Kapanewon Nglipar," ungkapnya.
Bupati Gunungkidul H. Sunaryanta menyampikan tentang tiga aspek yang dapat menjadikan eksistensi manusia, yaitu relasi manusia dengan lingkungan sekitar, relasi manusia dengan manusia lainya, dan relasi manusia dengan dirinya sendiri. Agama sangatlah dibutuhkan manusia dalam kehidupan. Agama menandai kekhasan manusia sebagai makhluk yang paling sempurna dibanding makhluk lain. Spiriritualitas untuk memperteguh eksistensi manusia. Manusia hendaknya hidup seimbang antara hablum minallah dan hablum minannas.
Dalam ceramahnya, Drs. KH. Bardan Usman menyampaikan QS. Al Baqarah ayat 216. "Boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. Manusia hendaknya menerima qodho dan qodar Allah dengan senang hati, karena yang mengetahui baik dan buruknya manusia hanyalah Allah semata," katanya. (dwi)
Penulis : KUA Nglipar
Editor : Andi Eko